Zupertau
News Update
Loading...

Senin, 02 Januari 2023

Tips Untuk Membuat Organisasi Agile

Tips Untuk Membuat Organisasi Agile

Konten [Tampil]

Di zaman sekarang ini, kompetisi di antara organisasi sangat ketat. Setiap organisasi berusaha untuk dapat bekerja dengan cepat dan efisien agar dapat bersaing dengan organisasi lain dan mencapai keberhasilan. Untuk dapat bekerja dengan cepat, organisasi harus memiliki sistem yang terorganisir dengan baik, tenaga kerja yang terlatih dan terampil, serta peralatan dan teknologi yang tepat. Juga, organisasi harus mampu mengelola waktu dengan baik dan memprioritaskan pekerjaan yang terpenting.

Tips Untuk Membuat Organisasi Agile

Organisasi Agile dibentuk untuk membantu organisasi meningkatkan efektifitas, fleksibilitas, dan inovasi. Organisasi Agile didasarkan pada prinsip-prinsip agilitas yang mencakup pemasaran, pengembangan produk, pengelolaan proyek, dan pengelolaan sumber daya manusia. Prinsip-prinsip ini menekankan pada penggunaan teknologi terkini untuk meningkatkan efektifitas kerja, fleksibilitas, dan inovasi. Dengan menggunakan organisasi Agile, organisasi dapat meningkatkan kualitas produk dan layanan, meningkatkan kecepatan peluncuran, dan mengurangi biaya. Ini dapat memungkinkan organisasi untuk menyusun dan mengelola proyek dengan lebih efektif dan meningkatkan kesuksesan mereka.

Organisasi Agile adalah sebuah pendekatan yang menggabungkan cara kerja berbasis Agile dengan struktur organisasi yang fleksibel dan terus berubah. Organisasi Agile berfokus pada peningkatan kolaborasi, kecepatan, fleksibilitas, dan responsif terhadap perubahan. Ini didasarkan pada prinsip-prinsip Agile, yang meliputi kolaborasi, komunikasi, kerangka kerja, dan proses yang disesuaikan dengan kebutuhan. Prinsip-prinsip ini memungkinkan organisasi untuk menyesuaikan kebutuhan mereka dengan cepat dan beradaptasi dengan situasi yang berubah. Organisasi Agile juga menekankan nilai-nilai seperti kerja tim, inovasi, kemampuan untuk belajar, dan pengambilan risiko yang tepat.

Manfaat Dibentuknya Organisasi yang Agile

  1. Mengurangi biaya proyek: Organisasi Agile memungkinkan tim untuk mengurangi biaya proyek dengan memfokuskan pada penggunaan sumber daya terbatas dan meminimalkan waktu siklus. 
  2. Meningkatkan kualitas hasil: Organisasi Agile menekankan pembuatan prototipe dan pengujian aplikasi yang memungkinkan tim untuk secara aktif meninjau dan memperbaiki kualitas hasil. 
  3. Meningkatkan kepuasan pelanggan: Organisasi Agile menekankan kontribusi pelanggan pada proyek dengan mengizinkan mereka berpartisipasi dalam proses pengembangan. Hal ini memungkinkan tim untuk memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. 
  4. Meningkatkan kolaborasi tim: Organisasi Agile menekankan kolaborasi tim antara berbagai pihak, seperti pengembang, tester, dan pelanggan. Dengan kolaborasi yang lebih baik, tim dapat menyelesaikan proyek lebih cepat dan menghasilkan hasil yang lebih baik. 
  5. Meningkatkan fleksibilitas: Organisasi Agile menawarkan fleksibilitas dan kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan. Hal ini memungkinkan tim untuk menangani masalah yang mungkin muncul dan menyesuaikan proyek sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Cara Membentuk Organisasi Agile 

Untuk membentuk organisasi yang agil, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  1. Tentukan tujuan dan visi organisasi Anda. Ini akan memberi Anda landasan untuk mengembangkan strategi dan rencana tindakan agil.
  2. Pilih model agil yang sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda. Beberapa model agil yang populer adalah Scrum, Lean, dan Kanban.
  3. Terapkan prinsip-prinsip agil dalam struktur organisasi Anda. Ini termasuk menggunakan tim kecil yang terfokus dan terintegrasi, menghindari overplanning, dan memberi prioritas pada keputusan yang tepat daripada dokumentasi yang lengkap.
  4. Dukung kultur agil di seluruh organisasi. Ini termasuk memberikan ruang bagi tim untuk berkolaborasi dan terus belajar, serta menghargai dan mendorong inisiatif dan keberanian.
  5. Pantau dan uji keberhasilan implementasi agil Anda secara terus-menerus. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja kunci (KPI) yang sesuai dan melakukan revisi sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa Hal Yang Perlu Diketahui Sebelum Membentuk Organisasi Agile

Sebelum membentuk sebuah organisasi yang beroperasi dengan menggunakan metode agil, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Menguasai prinsip-prinsip agil: Anda harus memahami prinsip-prinsip dasar agil seperti kolaborasi tim, pengembangan terus-menerus, dan fokus pada pelanggan.
  2. Memahami metodologi agil yang tepat: Ada banyak metodologi agil yang tersedia, seperti Scrum, Kanban, Lean, dan lainnya. Anda harus memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing metodologi dan memutuskan metodologi yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi Anda.
  3. Menyiapkan tim agil: Tim agil harus terdiri dari orang-orang yang memahami prinsip-prinsip agil dan terbiasa bekerja dengan cara yang terintegrasi dan terus-menerus.
  4. Menyiapkan lingkungan kerja yang sesuai: Lingkungan kerja yang sesuai sangat penting untuk mengimplementasikan metode agil dengan sukses. Ini termasuk memastikan bahwa tim memiliki akses ke peralatan dan teknologi yang diperlukan serta memiliki ruang kerja yang nyaman dan mendukung kolaborasi.
  5. Memahami batasan agil: Meskipun agil dapat sangat efektif, ada beberapa batasan yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, agil mungkin tidak sesuai untuk proyek yang sangat terstruktur atau memiliki persyaratan yang tidak bisa diubah.

Minggu, 01 Januari 2023

Cara Manajemen Uang yang Baik untuk Pemula

Cara Manajemen Uang yang Baik untuk Pemula

Konten [Tampil]

Cara Manajemen Uang yang Baik untuk Pemula

Manajemen uang adalah salah satu hal yang paling penting untuk dipelajari saat berurusan dengan keuangan. Terutama untuk pemula, memahami bagaimana mengatur uang dan keuangan dapat membantu Anda menjadi lebih finansial berhati-hati.

Manfaat Memahami manajemen keuangan


Manajemen keuangan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap orang. Dengan mengetahui cara mengelola keuangan dan memahami prinsip-prinsipnya, Anda dapat mengelola uang Anda dengan lebih baik, membuat keputusan yang bijaksana, dan mencapai tujuan keuangan Anda. Manfaat mengetahui manajemen keuangan antara lain:

  1. Memahami prinsip-prinsip manajemen keuangan: Dengan mengetahui prinsip-prinsip manajemen keuangan, Anda dapat menggunakan alat-alat keuangan seperti tabungan, investasi, dan asuransi dengan lebih baik.
  2. Membuat keputusan keuangan yang bijaksana: Dengan mengetahui manajemen keuangan, Anda akan lebih siap untuk membuat keputusan keuangan yang bijaksana, seperti membeli peralatan yang anda butuhkan, menyimpan uang, dan menginvestasikan uang dalam jangka panjang.
  3. Mengatur cash flow: Dengan mengetahui manajemen keuangan, Anda akan lebih siap untuk mengatur cash flow Anda dengan baik. Ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah-masalah keuangan, seperti utang yang berlebihan.
  4. Mengurangi beban keuangan: Dengan mengetahui manajemen keuangan, Anda dapat meminimalkan beban keuangan Anda dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu dan mencari cara untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan.
  5. Mencapai tujuan keuangan: Dengan mengetahui manajemen keuangan, Anda akan lebih siap untuk mencapai tujuan keuangan Anda, seperti menabung untuk pensiun, membeli rumah, atau melunasi utang.

Tips Untuk Memulai Manajemen uang Anda

Mengikuti adalah beberapa tips untuk membantu Anda memulai manajemen uang yang baik untuk pemula:

1. Tetapkan Tujuan Keuangan

Tetapkan tujuan keuangan Anda. Hal ini dapat mencakup menyimpan uang untuk persiapan pensiun, membeli properti, atau hanya memiliki lebih banyak uang untuk kegiatan hiburan. Dengan menetapkan tujuan, Anda dapat membuat rencana yang berfokus pada bagaimana mencapai tujuan Anda.

2. Lakukan Analisis Keuangan

Lakukan analisis keuangan untuk mengetahui berapa banyak uang yang masuk dan keluar. Ini akan membantu Anda mengidentifikasi di mana uang Anda telah dibelanjakan dan bagaimana Anda dapat menyimpan lebih banyak.

3. Buat Rencana Belanja

Buat rencana belanja. Ini akan membantu Anda menghemat uang dengan memastikan bahwa Anda hanya membeli barang yang benar-benar Anda butuhkan. Dengan melakukan ini, Anda juga akan dapat menghindari membeli barang yang tidak perlu dan menghabiskan lebih banyak uang daripada yang diperlukan.

4. Hitung Pengeluaran Rutin Anda

Hitung pengeluaran rutin Anda. Ini akan membantu Anda menentukan berapa banyak uang yang harus Anda tabung setiap bulan. Ini juga dapat membantu Anda mengatur alokasi uang Anda dengan lebih baik.

5. Simpan Uang

Mulailah menyimpan uang. Ini akan membantu Anda memiliki dana darurat yang tersedia jika Anda membutuhkannya. Ini juga dapat membantu Anda mencapai tujuan keuangan Anda.

6. Buka Akun Tabungan

Buka akun tabungan. Ini akan membantu Anda mengumpulkan uang untuk tujuan tertentu. Akun tabungan juga memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan berupa bunga atas uang yang Anda tabung.

7. Baca Tentang Investasi

Baca tentang investasi. Ini akan membantu Anda memahami bagaimana pasar modal bekerja dan bagaimana cara terbaik untuk menginvestasikan uang Anda.

8. Bicarakan Dengan Ahli Keuangan

Bicarakan dengan ahli keuangan tentang bagaimana cara terbaik untuk mengelola uang Anda. Mereka dapat memberikan saran yang berguna tentang bagaimana mengelola uang Anda dengan lebih baik dan mencapai tujuan jangka panjang Anda.

9. Jalankan Pengawasan

Jalankan pengawasan terhadap keuangan Anda. Ini akan memastikan bahwa Anda selalu mengetahui di mana Anda berdiri secara finansial dan memungkinkan Anda untuk membuat pengaturan yang tepat jika ada perubahan atau permasalahan.

Manajemen uang dapat membantu Anda menjadi lebih berhati-hati secara finansial dan memastikan bahwa Anda memiliki uang untuk tujuan tertentu. Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat mulai membangun kebiasaan manajemen uang yang baik yang akan membantu Anda mencapai tujuan keuangan Anda.

Selasa, 27 Desember 2022

Digitalisasi Usaha UMKM Untuk Menigkatkan Penjualan

Digitalisasi Usaha UMKM Untuk Menigkatkan Penjualan

Konten [Tampil]

Digitalisasi Usaha UMKM Untuk Menigkatkan Penjualan

Digital marketing adalah salah satu cara untuk meningkatkan visibilitas dan menarik pelanggan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM). Melalui digital marketing, UMKM dapat menjangkau calon pelanggan yang lebih luas, terlepas dari batas geografis dan waktu.

Dalam era teknologi yang semakin canggih, banyak orang yang lebih suka mencari informasi dan membeli produk atau layanan melalui internet. Oleh karena itu, UMKM perlu memanfaatkan digital marketing untuk mempromosikan usahanya agar dapat terlihat oleh calon pelanggan yang lebih luas.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan UMKM untuk melakukan digital marketing, diantaranya adalah :

Membuat website


Website merupakan pintu masuk bagi calon pelanggan untuk mengetahui lebih lanjut tentang UMKM. Website yang baik harus memiliki informasi yang lengkap tentang produk atau layanan yang ditawarkan, serta mudah diakses dan dipahami oleh calon pelanggan.

Menggunakan media sosial


Media sosial merupakan salah satu platform yang efektif untuk mempromosikan UMKM. UMKM dapat membuat akun di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, kemudian membagikan informasi tentang produk atau layanan yang ditawarkan. Selain itu, UMKM juga dapat menggunakan fitur iklan di media sosial untuk menargetkan audiens yang spesifik.

Melakukan email marketing


Email marketing adalah salah satu cara untuk mengirimkan informasi tentang produk atau layanan UMKM kepada pelanggan yang sudah terdaftar. UMKM dapat menggunakan layanan email marketing seperti Mailchimp untuk mengirimkan newsletter atau promosi ke pelanggan yang sudah terdaftar.

Menggunakan SEO (Search Engine Optimization)


SEO adalah cara untuk membuat website UMKM mudah ditemukan oleh mesin pencari seperti Google. Dengan menggunakan SEO, UMKM dapat meningkatkan posisi website di halaman pencarian Google, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan. 

Digitalisasi UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah dapat memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan tersebut, di antaranya :

  • Memperluas jangkauan pasar : Dengan digitalisasi, UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas, baik secara lokal maupun internasional. Ini karena digitalisasi memungkinkan UMKM untuk mempromosikan produk dan layanan mereka melalui internet dan media sosial.
  • Meningkatkan efisiensi bisnis : Digitalisasi dapat membantu UMKM mengelola bisnis dengan lebih efisien, misalnya dengan menggunakan aplikasi pembayaran elektronik atau sistem manajemen inventori yang terintegrasi. Ini dapat mengurangi waktu yang dihabiskan untuk melakukan tugas-tugas rutin dan memungkinkan UMKM untuk fokus pada aspek lain dari bisnis.
  • Menjadi lebih mudah diakses oleh pelanggan : Digitalisasi memungkinkan UMKM untuk membuat situs web atau aplikasi mobile yang memudahkan pelanggan untuk mencari informasi tentang produk dan layanan, memesan, atau melakukan pembayaran. Ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan membantu UMKM untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan mereka. 
  • Meningkatkan keandalan dan reputasi : Dengan digitalisasi, UMKM dapat memperoleh feedback dan ulasan pelanggan secara online, yang dapat membantu mereka meningkatkan kualitas produk dan layanan. Ini juga dapat membantu UMKM untuk membangun reputasi yang lebih baik di industri mereka. 
  • Meningkatkan kemampuan analitis : Digitalisasi memungkinkan UMKM untuk mengumpulkan dan menganalisis data tentang pelanggan dan bisnis mereka, yang dapat membantu mereka untuk mengambil keputusan yang lebih tepat dan memperbaiki operasi bisnis mereka.

Setelah berhasil mentransformasikan UMKM Anda kedigital anda juga perlu menigkatkan vibilitas pada akun bisnis anda. Anda ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik akun tersebut :

  • Buat konten yang bermutu: Pastikan untuk membuat konten yang berkualitas, yang bermanfaat bagi target audiens Anda dan menjawab pertanyaan atau kebutuhan mereka. 
  • Gunakan hashtags: Gunakan hashtags yang relevan dengan bisnis Anda dan pastikan untuk menggunakan hashtags populer yang digunakan oleh audiens Anda. 
  • Promosikan akun bisnis Anda: Gunakan media sosial lain, seperti Facebook dan Instagram, untuk mempromosikan akun bisnis Anda. Anda juga dapat mempromosikan akun Anda di forum online atau di situs web yang terkait dengan bisnis Anda. 
  • Tingkatkan interaksi dengan audiens: Jangan ragu untuk menanggapi komentar dan pertanyaan yang masuk pada akun bisnis Anda. Ini dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas audiens terhadap bisnis Anda.
  • Gunakan fitur iklan: Jika Anda memiliki anggaran untuk iklan, Anda dapat menggunakan fitur iklan yang tersedia di media sosial untuk menargetkan audiens yang tepat dan meningkatkan visibilitas akun bisnis Anda.
  • Optimalkan SEO: Pastikan untuk mengoptimalkan SEO (Search Engine Optimization) akun bisnis Anda dengan cara memasukkan kata kunci yang relevan dan menggunakan judul dan deskripsi yang menarik. Ini akan membantu akun bisnis Anda muncul di hasil pencarian yang lebih tinggi.

Dengan melakukan digital marketing, UMKM dapat meningkatkan visibilitas dan menarik pelanggan baru. Namun, penting untuk diingat bahwa digital marketing tidak bisa dilakukan secara instan dan membutuhkan waktu dan upaya yang terus menerus untuk mencapai hasil yang optimal. 

Nasip Dompet Digital Setelah Kemunculan QRIS

Nasip Dompet Digital Setelah Kemunculan QRIS

Konten [Tampil]

Nasip Dompet Digital Setelah Kemunculan QRIS

Dompet digital atau e-wallet adalah sebuah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi keuangan secara elektronik tanpa harus menggunakan uang tunai atau kartu kredit. Sejak kemunculannya, dompet digital telah menjadi salah satu cara yang praktis dan aman untuk bertransaksi, terutama bagi mereka yang sering melakukan pembayaran online atau di toko-toko yang menerima pembayaran digital.

Namun, keberadaan dompet digital sempat terancam setelah kemunculan QRIS (QR Code Indonesia Standard) pada tahun 2020. QRIS merupakan sebuah sistem pembayaran yang menggunakan kode QR (Quick Response) sebagai cara untuk membayar suatu transaksi. Dengan QRIS, pengguna hanya perlu mengscan kode QR yang tertera di toko atau merchant tersebut menggunakan smartphone mereka, lalu mengisi jumlah yang akan dibayarkan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa kemunculan QRIS akan menggantikan dompet digital sebagai cara utama dalam bertransaksi. Namun, sejauh ini, dompet digital masih tetap eksis dan bahkan terus berkembang setelah kemunculan QRIS. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa dompet digital masih relevan dan bahkan semakin dibutuhkan setelah kemunculan QRIS :

  • Kemudahan penggunaan : Dompet digital memudahkan pengguna untuk melakukan transaksi tanpa harus mengeluarkan uang tunai. Cukup dengan menggunakan smartphone atau kartu debit yang terhubung dengan dompet digital, pengguna dapat melakukan transaksi dengan cepat dan mudah.
  • Keamanan : Dompet digital menawarkan keamanan yang lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan uang tunai. Transaksi yang dilakukan menggunakan dompet digital dilakukan secara elektronik, sehingga tidak terpapar risiko pencurian atau kehilangan uang tunai.
  • Fleksibilitas : Dompet digital dapat digunakan di berbagai tempat dan untuk berbagai jenis transaksi, mulai dari membayar belanja di toko hingga melakukan pembayaran tagihan. Ini memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk melakukan transaksi kapan saja dan di mana saja.
  • Efisiensi : Dompet digital mempermudah proses transaksi dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya. Hal ini terutama bermanfaat bagi pengguna yang sibuk atau tidak memiliki uang tunai saat melakukan transaksi.
  • Integrasi dengan layanan lain : Dompet digital seringkali terintegrasi dengan layanan lain seperti aplikasi pemesanan tiket atau aplikasi transportasi online, sehingga pengguna dapat dengan mudah melakukan transaksi di berbagai layanan tersebut dengan menggunakan dompet digital.
  • QRIS tidak selalu tersedia : Walaupun QRIS semakin banyak digunakan, masih ada beberapa tempat atau merchant yang belum menyediakan fasilitas tersebut. Dengan memiliki dompet digital, pengguna masih dapat melakukan transaksi di tempat-tempat tersebut dengan menggunakan kartu debit atau smartphone yang terhubung ke dompet digital.

Penguna Dompet Digital Akan Dimudahkan Dengan Adanya QRIS

Dengan adanya QRIS diharapkan akan memudahkan pengguna dompet digital untuk melakukan transaksi keuangan dengan menggunakan QR Code yang dapat dibaca oleh perangkat lunak (software) atau perangkat keras (hardware) yang telah disetujui oleh Bank Indonesia.

Dengan menggunakan QRIS, pengguna dompet digital tidak perlu lagi mengetikkan nomor rekening atau nomor telepon penerima saat melakukan transaksi, cukup dengan memindai QR Code yang ditampilkan oleh penerima atau merchant. Hal ini akan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan ketik atau salah memasukkan nomor rekening atau nomor telepon penerima.

Selain itu, QRIS juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan transaksi dengan menggunakan teknologi enkripsi (pengamanan data) yang canggih. QRIS juga akan memudahkan pengguna dompet digital untuk melakukan transaksi di merchant yang tidak memiliki mesin EDC (mesin kartu kredit) atau tidak memiliki akses ke jaringan internet.

Dengan demikian, QRIS diharapkan dapat memudahkan pengguna dompet digital dalam melakukan transaksi keuangan dengan cara yang lebih cepat, aman, dan mudah.

Kekurangan QRIS pada Dompet Digital


Meskipun QRIS memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan metode pembayaran lainnya, terdapat beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan ketika menggunakan QRIS melalui dompet digital:

Penetrasi yang masih rendah: Meskipun QRIS telah tersedia di beberapa aplikasi dompet digital, tidak semua orang di Indonesia menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini menyebabkan masih terdapat banyak toko dan tempat usaha yang belum menyediakan mesin pembayaran QRIS.

  • Kurangnya keamanan: Sebagai sistem pembayaran elektronik, QRIS memiliki risiko keamanan yang sama dengan metode pembayaran lainnya. Ada kemungkinan terjadinya kecurangan atau pencurian informasi pribadi jika dompet digital tidak dilindungi dengan benar.
  • Tidak semua bank terhubung: Meskipun QRIS dikembangkan oleh Bank Indonesia, tidak semua bank di Indonesia terhubung ke sistem QRIS. Hal ini menyebabkan beberapa orang tidak dapat menggunakan QRIS karena bank mereka belum terhubung ke sistem tersebut.
  • Masih terdapat biaya transaksi: Meskipun QRIS dianggap lebih efisien dibandingkan dengan metode pembayaran lainnya, terdapat beberapa biaya transaksi yang harus dibayar oleh pelanggan. Biaya ini biasanya dibebankan kepada pelanggan oleh bank atau aplikasi dompet digital yang menyediakan layanan QRIS.
  • Masih terdapat keterbatasan dalam penggunaan: QRIS masih terbatas dalam penggunaannya, karena tidak semua toko atau tempat usaha menerima pembayaran dengan QRIS. Hal ini masih tergantung pada kebijakan masing-masing toko atau tempat usaha tersebut.

Kesimpulan : 


Kemunculan QRIS telah membawa perkembangan yang positif bagi dompet digital di Indonesia, tetapi masih terdapat tantangan yang harus dihadapi untuk meningkatkan literasi financial masyarakat dan meningkatkan penggunaan dompet digital secara luas.

Jumat, 05 Agustus 2022

Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital

Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital

Konten [Tampil]


Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital 

Sejak pandemi merebak di sejumlah negara, banyak perubahan terjadi dalam beberapa aspek kehidupan tak rerkecuali perilaku konsumsi dari masyarakat. Riset yang dilakukan Mckinsey menunjukan bahwa lebih dari 80% interaksi pelanggan  bersifat digital. Dan lebih dari 68% perusahaan yang mengikuti survey yang dilakukan setatista menghendaki perubahan bisnis menjadi digital. Tindakan mentrasformasi bisnis ke digital tidak lain untuk tetap menjaga revenue atau bahkan menigkantak revenue yang telah ada. lalu apakah semua bentuk bisnis dapat bertrasformasi ke digital? tentusaja bisa semua bentuk bisnis dapat melakukan trasformasi ke digital entah itu bisnis B2B atau pun B2C. lalu bagaimana langkah awal membentuk kehadiran digital bagi bisnis yang inggin bertrasformasi.

Langkah awal 

  1. Pastikan bisnis Anda terdaftar di Google Places dan berada di Google Maps . Karena banyak orang mencari perusahaan melalui Google , hadir di sana masuk akal. 
  2. Perbarui situs web Anda sesering mungkin. Setiap detail di situs web Anda harus up-to-date. 
  3. Periksa kompetisi Anda. Bagaimana bisnis mereka disajikan secara online? Apakah menurut Anda situs web dan alat online mereka bermanfaat atau tidak? Bagaimana Anda berbeda? 
  4. Pilih saluran media sosial yang tepat untuk mempromosikan bisnis, produk, atau layanan Anda. Menurut grup target Anda, LinkedIn mungkin lebih relevan daripada Facebook.

Buat Website Untuk Bisnis Anda 

website bisnis

Hal pertama, yang dapat anda laukan adalah dengan membuat website untuk bisnis anda, hal ini penting karena akan mempermudah pelanggan anda untuk menemukan anda di mesin pencari. Website juga dapat anda gunakan sebagai media promosi yang paling murah, efektif, dan efisien. Dengan website, Anda dapat memberikan informasi mengenai produk, potongan harga, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pelanggan Anda dapat menerima informasi dengan cepat dan tepat.

Untuk membuat sebuah website anda memerlukan hosting, secara sederhananya jika bisnis offline anda membutuhkan tempat atau lapak yang anda sewa untuk berjualan, begitu juga dengan digital anda memerlukan tempat untuk menyimpan semua data pada website yang anda kelola pada sebuah server. yang membedakan adalah pada biaya yang akan anda keluarkan, jika toko fisik membutuhkan biaya yang cukup besar, sedangkan jika anda menyewa server anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis anda. 

Setelah memilih server hal selanjudnya yang dapat dilakukan adalah menentukan domain, Gunakan domain sesuai bisnis anda, jangan gunakan ejaan sang sulit diinggat pelanggan anda pastikan domain yang anda gunakan tidak mengunakan tanda baca dan angka hal ini akan mempermudah pelnaggan anda untuk mencari situs anda di mesin pencari.

Setelah situs web dibuat tentunya diperlukan pengoptimalan website untuk bisa menigkatkan trafik pengunjung, ada dua hal yang dapat anda lakukan pertama mengunakan SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) dua hal ini memiliki tujian yang sama hanya saja yang membedakan adalah jika SEO mendapatkan trafik secara organik sedangkan SEM memerlukan biaya untuk mendapatkan trafik, kebanyakan bisnis mengunakan SEO, ini merupakan investasi jagka panjang dimana perbaikan dan pengoptimalan web akan mempengaruhi jumlah orang yang akan mengunjungi web anda, meski SEO membutuhkan waktu yang tidak sebentar tetapi anda tidak memerlukan uang untuk mendatangkan trafik.

Buat Akun Media Sosial 

Media Sosial Bisnis

Ada lebih dari 191,4 juta pengguna media sosial di Indonesia pada Januari 2022. Ini menjadi peluang besar untuk mempromosikan bisnis anda, Jelas bahwa pemasaran media sosial memiliki kelebihan, jadi jika bisnis Anda belum memiliki profil yang sesuai, buatlah! Isi informasi bisnis Anda dan posting beberapa konten menarik untuk mulai mendapatkan pengikut. Seperti yang disebutkan, minta orang yang relevan dengan bisnis Anda untuk "menyukai" dan "membagikan" halaman Anda untuk membantu membangun profil Anda. Dengan pembaruan yang konsisten, strategi pemasaran media sosial yang tepatakan mengarah pada peningkatan lalu lintas, SEO yang lebih baik, tingkat konversi yang lebih tinggi, peningkatan loyalitas merek, dan banyak lagi. Hampir tidak ada alasan untuk tidak menerapkan media sosial ke dalam strategi pemasaran Anda. Karena sangat hemat biaya, hampir tidak ada ruginya. Pesaing Anda kemungkinan besar sudah ada di media sosial, jadi jangan biarkan mereka mengambil calon pelanggan Anda. Semakin cepat Anda memulai, semakin cepat Anda akan melihat pertumbuhan dalam bisnis Anda.

Gunakan Email 

Email Bisnis

Email marketing, dalah saluran pemasaran yang kuat, suatu bentuk pemasaran langsung serta pemasaran digital, yang menggunakan email untuk mempromosikan produk atau layanan bisnis Anda. Ini dapat membantu membuat pelanggan Anda mengetahui item atau penawaran terbaru Anda dengan mengintegrasikannya ke dalam upaya otomatisasi pemasaran Anda. Ini juga dapat memainkan peran penting dalam strategi pemasaran Anda dengan menghasilkan prospek, kesadaran merek, membangun hubungan, atau menjaga pelanggan tetap terlibat di antara pembelian melalui berbagai jenis email pemasaran.

Gunakan Sistem Pembayaran Digital


Pengunakaan sistem pembayaran digital pada bisnis anda, akan mempermudah pelanggan untuk memilih opsi pembayaran yang paling sesuai dengan mereka, dan mempercepat transaksi yang ada, Berkat pembayaran digital, pengguna dapat bertransaksi tanpa perlu lagi mendatangi teller bank sambil membawa uang tunai. Cukup bermodalkan gadget dan internet, pengguna dapat melunasi tagihan dengan cepat, mudah, dan aman.

Buat Akun E-Commerce dan Jasa Pengiriman


E-commerce dan pemesanan online sangat relevan bahkan untuk usaha kecil. Orang suka memesan. Di tambah lagi pandemi membuat masyarakat lebih banyak berada dirumah untuk menghindari penyaberan virus, pembeliaan secara online menjadi tern tersendiri ditengah pandemi pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan dapat meningkat menjadi US$137,5 miliar pada 2025. Nilai transaksi tersebut merupakan pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 25,3% dari pencapaian tahun 2020 sebesar US$44,6 miliar. RedSeer juga memproyeksikan nilai transaksi e-commerce Indonesia mencapai US$67,4 miliar pada 2021. Pada 2022, nilai transaksi diproyeksikan menjadi US$86 miliar. Selanjutnya, nilai tersebut meningkat menjadi US$104 miliar pada 2023 dan US$121 miliar pada 2024. Layanan pemesanan dan pengiriman online telah menjadi saluran penjualan yang solid.

Gunakan analitik dan tingkatkan efektifitas

 

Melacak kunjungan pelanggan, waktu pengiriman, dan kepuasan pelanggan melalui sistem operasi yang kompleks namun mudah digunakan memungkinkan Anda membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas. Google Analytics adalah permulaan. Lebih banyak solusi yang berfokus pada industri membawa nilai tambah. Pemasok otomotif misalnya menggunakan sistem mereka untuk melacak waktu pengiriman, menemukan titik layanan dan mendapatkan wawasan tentang kepuasan pelanggan. Mengetahui apa yang salah dan apa yang benar membantu untuk mengambil tindakan yang benar. Perluas sistem operasi Anda untuk menggunakan data Anda secara lebih efisien dan mengurangi biaya.

Terhubung Dengan Pelanggan 


Tetap berhubungan dengan pelanggan Anda Anda tidak harus menjadi Apple , Amazon atau Starbucks untuk mendapatkan dan menjangkau pelanggan. Bahkan jika merek Anda masih membangun basis pelanggan, penting untuk mengupayakan hubungan pelanggan yang hebat. Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjadikan pengalaman bisnis Anda lebih pribadi dan nyaman. 

1. Biarkan bisnis Anda dinilai 

Beri pelanggan pilihan untuk memberi umpan balik tentang layanan atau produk Anda. Percakapan yang berkelanjutan antara Anda dan pelanggan Anda bernilai tinggi. Menerima umpan balik langsung adalah dasar yang mudah dan murah untuk meningkatkan layanan dan produk Anda. Selain itu, ini menandakan kepercayaan kepada pelanggan potensial. Bukti sosial membantu pengambilan keputusan mereka. 

2. Pertahankan percakapan

dialog digital Komunikasi pribadi adalah kunci untuk menciptakan loyalitas pelanggan. Gabungkan layanan perpesanan ke dalam bisnis Anda untuk bereaksi dan mengobrol langsung dengan grup sebaya Anda. Untuk tetap terdepan di antara para pesaing dan menjaga hambatan komunikasi tetap rendah, cobalah untuk menerapkan layanan pesan seperti WhatsApp atau Facebook messenger ke dalam komunikasi bisnis Anda. Menerapkan chatbot saat bisnis Anda tumbuh juga selalu menjadi pilihan. Mentransfer bisnis Anda ke lapangan bermain digital lebih dari yang diperlukan untuk bersaing dengan pemain besar. Ini membuka jalan bagi bisnis Anda untuk mendapatkan keuntungan dari potensi Anda sebagai bisnis yang bergerak cepat, fleksibel, cepat beradaptasi dengan perubahan. Karena tidak peduli seberapa kecil bisnis Anda, jika Anda menetap dengan aman dan kokoh di dunia digital, pintu lebih dari terbuka untuk tetap relevan dan pertumbuhan potensial.

Rabu, 29 Juni 2022

Kenapa Bank Syariah Sepi Pengguna Di Indonesia

Kenapa Bank Syariah Sepi Pengguna Di Indonesia

Konten [Tampil]

Bank Syariah

Indonesia merupakan negara dengan penduduk penganut agama islam terbesar di dunia, berdasarkan laporan The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) atau MABDA bertajuk The Muslim 500 edisi 2022, ada 231,06 juta penduduk Indonesia yang beragama Islam. Jumlah itu setara dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia. Ditahun yang sama jumlah market share dari perbankan syariah hanya 6,65 persen per Februari 2022. Jika kita hitung maka hanya 15.365.490 juta umat muslim yang menggunakan perbankan syariah, sedangkan masih ada 215.694.510 umat islam yang belum menggunakan perbankan syariah. lalu apa penyebebnya umat muslim di indonesia kurang tertarik dengan perbankan syariah. sebelum masuk pembahasan lebih lanjud kita perlu pahami dahulu apa itu bank syariah

Pengertian Bank Syariah


Nah jadi menurut Heri Sudarsono (2008;27) bank syariah adalah suatu lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa dalam lalulintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah. 

Sedang kan menurut Menurut Sudarsono, Bank Syariah adalah lembaga keuangan negara yang memberikan kredit dan jasa-jasa lainnya di dalam lalu lintas pembayaran dan juga peredaran uang yang beroperasi dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah atau Islam.

Dalam UU No.21 tahun 2008 Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Jadi sederhanaya nih, Bank Syariah merupakan perbankan yang menjalankan sistem oprasionalnya dilandaskan pada prinsip syariah atau prinsip hukum islam.

Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional


Perbankan Syariah berbeda dari perbankan konvensional dalam beberapa hal. Tidak seperti bank konvensional, yang beroperasi atas dasar pinjam meminjam dengan suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya, bank syariah dibiayai oleh giro yang tidak menarik bunga atau dengan rekening investasi bagi hasil (PSIA) di mana pemegang rekening menerima pengembalian yang ditentukan ex-post oleh profitabilitas bank. Di sisi aset, bank syariah menggunakan sejumiah kontrak seperti penjualan dengan margin keuntungan (Murabahah, sewa (ijarah), bagi hasil (Musharakah dan Mudarabah), dan layenan berbasis biaya (misainya, Wakalah). Semua bisnis perbankan berdasarkan penjualan atau sewa harus memiliki aset yang mendasarinya. Hal ini berbeda dengan perbankan konvensional.

Jenis Bank Syariah


Berdasarkan UU No. 21 tahun 2008 Bank syariah terbagi menjadi dua jenis atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Bank Umum Syariah

Bank Umum Syariah Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Kegiatan usaha Bank Umum Syariah meliputi :

  • Tabungan syariah.
  • Deposito syariah. 
  • Gadai syariah. 
  • Pembiayaan atau pinjaman syariah. 
  • Giro syariah

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

Bank Pembiayaan Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Kegiatan usaha Bank Pembiayaan Rakyat Syariah meliputi : 

  • Produk penghimpunan dana
  • produk penyaluran dana
  • produk jasa.

Alasan bank syariah sepi pengguna di indonesia 


1. Sistem Bank Syariah yang Kurang di Ketahui Masyarakat Luas

Salah satu alasan kenapa bank ini kalah dari bank konvensional adalah karena sistem pada bank ini kurang dikenal oleh masyarakat luas. Pada sistem bank ini ada sistem bagi hasil. Ada beberapa sistem lain pada bank syariah  Al-Wadiah (Simpanan) yang berarti uang nasabah yang dijaga dan di kembalikan kapanpun yang di inginkan nasabah tanpa bunga. Dan tentu bank ini akan menjelaskan syariah Islam yang tanpa riba.

Dari dulu masyarakat Indonesia jauh lebih mengenal sistem bank yang berbentuk suku bunga ketimbang sistem bank bagi hasil. Inilah salah satu alasan kenapa bank syariah kalah dengan bank konvensional.

2. Masyarakat lebih mengenal produk bank konvensional

masyarakat dengan kategori bankable terlebih dahulu mengakses produk dan layanan perbankan konvensional yang menggurita ke seantero dunia dan pelosok negeri.

3 Pelayanan Khusus Bagi Nasabah 

Menurut Statistik Perbankan Syariah (SPS) Tingkat pertumbuhan nasabah memang lebih banyak kepada bank syariah di 3 sampai 5 tahun terakhir. 

Akan tetapi, dari segi jumlah nasabah masih dikuasai oleh bank konvensional walaupun persentase pertumbuhannya dapat dibilang tidak stabil. Alasan mengapa bank konvensional lebih unggul jumlah nasabah-nya daripada bank syariah adalah; 

  • Bank Konvensional setiap tahun mengadakan undian untuk nasabah-nya dengan nilai fantastis. Ini salah satu cara marketing bank konvensional untuk memikat nasabah-nya.
  • Sering naiknya suku bunga tabungan (simpanan) setiap tahunnya. Hal ini sangat menguntungkan untuk pengusaha-pengusaha yang memiliki jumlah uang tabungan di atas 1 M.
  • Karena, dapat menambah uang mereka tanpa harus di investasi-kan. Sering menjadi sponsor. Hal ini bukan menjadi rahasia lagi jika bank konvensional sering berkontribusi dalam beberapa event besar,untuk sekedar memamerkan nama.
  • Adanya mobil transaksi berjalan, yang memudahkan masyarakat di kampung bisa menabung di mobil tersebut tanpa harus ke bank yang jaraknya kemungkinan jauh.

4. Lokasi kantor cabang yang tidak dapat menjangkau semua masyarakat

Masih banyak tempat-tempat atau lokasi yang belum memiliki bank syariah, hal ini menyebebkan masyarakat untuk tetep meggunakan perbankan konvensional. 

Senin, 20 Juni 2022

Konsep Risiko | Manajemen Risiko

Konsep Risiko | Manajemen Risiko

Konten [Tampil]

Konsep Manajemen Risiko

Sebuah Perusahaan pasti tidak terlepas dengan namanya Risiko, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mengelola risiko tersebut agar tidak memiliki dampak negatif yang lebih luas pada bisnis yang dijalankan perusahaan. Pada pembahasan kita kali ini akan membahas mengenai konsep risiko pada tingkat ini kita akan mengenal apa itu risiko, tingkat ketidak pastian, dan jenis risiko. 

Pengertian Risiko 


Menurut Menurut Hanafi (2006:1), Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.

Sedangkan Menurut A. Abas Salim “Risiko adalah ketidak tentuan ( uncertanty) yang mungkin melahirkan peristiwa kerugian”.

Risiko menurut George E. Redja adalah “ketidak pastian yang memungkinkan lahirnya peristiwa yang merugikan (loss), (Moch Ismail Fahmi : 2012).

Berdasarkan definisi-definisi di atas, secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan.

Mengapa manajemen risiko itu penting?


Manajemen risiko adalah proses penting karena memberdayakan bisnis dengan alat yang diperlukan sehingga dapat mengidentifikasi dan menangani potensi risiko secara memadai. Setelah risiko diidentifikasi, maka mudah untuk menguranginya. Selain itu, manajemen risiko memberikan dasar bagi bisnis untuk melakukan pengambilan keputusan yang baik. 

Untuk bisnis, penilaian dan pengelolaan risiko adalah cara terbaik untuk mempersiapkan kemungkinan yang mungkin datang di jalan kemajuan dan pertumbuhan. Ketika sebuah bisnis mengevaluasi rencananya untuk menangani potensi ancaman dan kemudian mengembangkan struktur untuk mengatasinya, itu meningkatkan peluangnya untuk menjadi entitas yang sukses. 

Selain itu, manajemen risiko progresif memastikan risiko dengan prioritas tinggi ditangani seagresif mungkin. Selain itu, manajemen akan memiliki informasi yang diperlukan yang dapat mereka gunakan untuk membuat keputusan yang tepat dan memastikan bahwa bisnis tetap menguntungkan.

Risiko menurut kategori


Pengorganisasian risiko berdasarkan kategori juga dapat membantu dalam menangani risiko. Panduan yang dikutip oleh Witte dari Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) menggunakan empat kategori berikut: 

  • Risiko strategis (misalnya, reputasi, hubungan pelanggan, inovasi teknis); 
  • Risiko keuangan dan pelaporan (misalnya, pasar, pajak, kredit); 
  • Risiko kepatuhan dan tata kelola (misalnya, etika, peraturan, perdagangan internasional, privasi); 
  • Dan Risiko operasional (misalnya, keamanan dan privasi TI, rantai pasokan, masalah tenaga kerja, bencana alam).

Tanggapan terhadap Risiko


Respons terhadap risiko biasanya mengambil salah satu bentuk berikut: 

  • PenghindaranSebuah bisnis berusaha untuk menghilangkan risiko tertentu dengan menyingkirkan penyebabnya. 
  • Mitigasi : Menurunkan proyeksi nilai keuangan yang terkait dengan suatu risiko dengan cara menurunkan kemungkinan terjadinya risiko tersebut. 
  • Penerimaan : Dalam beberapa kasus, bisnis mungkin terpaksa menerima risiko. Opsi ini dimungkinkan jika entitas bisnis mengembangkan kontinjensi untuk memitigasi dampak risiko, jika itu terjadi. 

Saat membuat kontinjensi, bisnis perlu terlibat dalam pendekatan pemecahan masalah. Hasilnya adalah rencana yang terinci dengan baik yang dapat dieksekusi segera setelah kebutuhan muncul. Rencana seperti itu akan memungkinkan organisasi bisnis untuk menangani hambatan atau hambatan keberhasilannya karena dapat menangani risiko segera setelah risiko itu muncul.

Proses Analisis Risiko

Proses Analisis Risiko

Analisis risiko adalah pendekatan pemecahan masalah kualitatif yang menggunakan berbagai alat penilaian untuk bekerja dan menentukan peringkat risiko untuk tujuan menilai dan menyelesaikannya. Berikut adalah proses analisis risiko: 

1. Identifikasi risiko yang ada 

Identifikasi risiko terutama melibatkan brainstorming. Sebuah bisnis mengumpulkan karyawannya bersama-sama sehingga mereka dapat meninjau semua berbagai sumber risiko. Langkah selanjutnya adalah menyusun semua risiko yang teridentifikasi dalam urutan prioritas. Karena tidak mungkin untuk memitigasi semua risiko yang ada, prioritas memastikan bahwa risiko-risiko yang dapat mempengaruhi bisnis secara signifikan ditangani dengan lebih mendesak. 

2. Menilai risiko 

Dalam banyak kasus, penyelesaian masalah melibatkan identifikasi masalah dan kemudian menemukan solusi yang tepat. Namun, sebelum mengetahui cara terbaik untuk menangani risiko, bisnis harus menemukan penyebab risiko dengan mengajukan pertanyaan, “Apa yang menyebabkan risiko tersebut dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi bisnis?” 

3. Kembangkan respons yang tepat 

Setelah entitas bisnis ditetapkan untuk menilai kemungkinan pemulihan untuk mengurangi risiko yang teridentifikasi dan mencegah terulangnya risiko tersebut, ia perlu mengajukan pertanyaan berikut: Tindakan apa yang dapat diambil untuk mencegah risiko yang teridentifikasi berulang? Selain itu, apa hal terbaik yang harus dilakukan jika itu berulang? 

4. Mengembangkan mekanisme pencegahan untuk risiko yang teridentifikasi 

Di sini, ide-ide yang dianggap berguna dalam mengurangi risiko dikembangkan menjadi sejumlah tugas dan kemudian menjadi rencana kontinjensi yang dapat diterapkan di masa depan. Jika risiko terjadi, rencana dapat diterapkan.

Manfaat dan tantangan manajemen risiko


Mengelola risiko secara efektif yang dapat berdampak negatif atau positif pada modal dan pendapatan membawa banyak manfaat. Ini juga menghadirkan tantangan, bahkan untuk perusahaan dengan tata kelola, risiko, dan strategi kepatuhan yang matang. 

Manfaat manajemen risiko antara lain sebagai berikut: 

  • peningkatan kesadaran akan risiko di seluruh organisasi; 
  • lebih percaya pada tujuan dan sasaran organisasi karena risiko diperhitungkan dalam strategi; 
  • kepatuhan yang lebih baik dan lebih efisien dengan mandat kepatuhan peraturan dan internal karena kepatuhan dikoordinasikan; 
  • peningkatan efisiensi operasional melalui penerapan proses dan pengendalian risiko yang lebih konsisten; 
  • peningkatan keselamatan dan keamanan tempat kerja bagi karyawan dan pelanggan; dan 
  • pembeda kompetitif di pasar. 

Berikut ini adalah beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh tim manajemen risiko: 

  • Pengeluaran pada awalnya naik, karena program manajemen risiko memerlukan perangkat lunak dan layanan yang mahal. 
  • Meningkatnya penekanan pada tata kelola juga membutuhkan unit bisnis untuk menginvestasikan waktu dan uang untuk mematuhinya. 
  • Mencapai konsensus tentang tingkat keparahan risiko dan cara mengobatinya bisa menjadi latihan yang sulit dan kontroversial dan terkadang menyebabkan kelumpuhan analisis risiko. 
  • Mendemonstrasikan nilai manajemen risiko kepada para eksekutif tanpa bisa memberi mereka angka yang sulit adalah sulit.

Ringkasan 


Sebuah bisnis akan menghadapi banyak risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan mereka. Oleh karena itu, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar manajemen risiko dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat digunakan untuk membantu mengurangi dampak risiko pada entitas bisnis.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done