Zupertau
News Update
Loading...

Jumat, 05 Agustus 2022

Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital

Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital

Konten [Tampil]


Tahap Awal Sebelum Membuat Bisnis Menjadi Digital 

Sejak pandemi merebak di sejumlah negara, banyak perubahan terjadi dalam beberapa aspek kehidupan tak rerkecuali perilaku konsumsi dari masyarakat. Riset yang dilakukan Mckinsey menunjukan bahwa lebih dari 80% interaksi pelanggan  bersifat digital. Dan lebih dari 68% perusahaan yang mengikuti survey yang dilakukan setatista menghendaki perubahan bisnis menjadi digital. Tindakan mentrasformasi bisnis ke digital tidak lain untuk tetap menjaga revenue atau bahkan menigkantak revenue yang telah ada. lalu apakah semua bentuk bisnis dapat bertrasformasi ke digital? tentusaja bisa semua bentuk bisnis dapat melakukan trasformasi ke digital entah itu bisnis B2B atau pun B2C. lalu bagaimana langkah awal membentuk kehadiran digital bagi bisnis yang inggin bertrasformasi.

Langkah awal 

  1. Pastikan bisnis Anda terdaftar di Google Places dan berada di Google Maps . Karena banyak orang mencari perusahaan melalui Google , hadir di sana masuk akal. 
  2. Perbarui situs web Anda sesering mungkin. Setiap detail di situs web Anda harus up-to-date. 
  3. Periksa kompetisi Anda. Bagaimana bisnis mereka disajikan secara online? Apakah menurut Anda situs web dan alat online mereka bermanfaat atau tidak? Bagaimana Anda berbeda? 
  4. Pilih saluran media sosial yang tepat untuk mempromosikan bisnis, produk, atau layanan Anda. Menurut grup target Anda, LinkedIn mungkin lebih relevan daripada Facebook.

Buat Website Untuk Bisnis Anda 

website bisnis

Hal pertama, yang dapat anda laukan adalah dengan membuat website untuk bisnis anda, hal ini penting karena akan mempermudah pelanggan anda untuk menemukan anda di mesin pencari. Website juga dapat anda gunakan sebagai media promosi yang paling murah, efektif, dan efisien. Dengan website, Anda dapat memberikan informasi mengenai produk, potongan harga, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pelanggan Anda dapat menerima informasi dengan cepat dan tepat.

Untuk membuat sebuah website anda memerlukan hosting, secara sederhananya jika bisnis offline anda membutuhkan tempat atau lapak yang anda sewa untuk berjualan, begitu juga dengan digital anda memerlukan tempat untuk menyimpan semua data pada website yang anda kelola pada sebuah server. yang membedakan adalah pada biaya yang akan anda keluarkan, jika toko fisik membutuhkan biaya yang cukup besar, sedangkan jika anda menyewa server anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis anda. 

Setelah memilih server hal selanjudnya yang dapat dilakukan adalah menentukan domain, Gunakan domain sesuai bisnis anda, jangan gunakan ejaan sang sulit diinggat pelanggan anda pastikan domain yang anda gunakan tidak mengunakan tanda baca dan angka hal ini akan mempermudah pelnaggan anda untuk mencari situs anda di mesin pencari.

Setelah situs web dibuat tentunya diperlukan pengoptimalan website untuk bisa menigkatkan trafik pengunjung, ada dua hal yang dapat anda lakukan pertama mengunakan SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing) dua hal ini memiliki tujian yang sama hanya saja yang membedakan adalah jika SEO mendapatkan trafik secara organik sedangkan SEM memerlukan biaya untuk mendapatkan trafik, kebanyakan bisnis mengunakan SEO, ini merupakan investasi jagka panjang dimana perbaikan dan pengoptimalan web akan mempengaruhi jumlah orang yang akan mengunjungi web anda, meski SEO membutuhkan waktu yang tidak sebentar tetapi anda tidak memerlukan uang untuk mendatangkan trafik.

Buat Akun Media Sosial 

Media Sosial Bisnis

Ada lebih dari 191,4 juta pengguna media sosial di Indonesia pada Januari 2022. Ini menjadi peluang besar untuk mempromosikan bisnis anda, Jelas bahwa pemasaran media sosial memiliki kelebihan, jadi jika bisnis Anda belum memiliki profil yang sesuai, buatlah! Isi informasi bisnis Anda dan posting beberapa konten menarik untuk mulai mendapatkan pengikut. Seperti yang disebutkan, minta orang yang relevan dengan bisnis Anda untuk "menyukai" dan "membagikan" halaman Anda untuk membantu membangun profil Anda. Dengan pembaruan yang konsisten, strategi pemasaran media sosial yang tepatakan mengarah pada peningkatan lalu lintas, SEO yang lebih baik, tingkat konversi yang lebih tinggi, peningkatan loyalitas merek, dan banyak lagi. Hampir tidak ada alasan untuk tidak menerapkan media sosial ke dalam strategi pemasaran Anda. Karena sangat hemat biaya, hampir tidak ada ruginya. Pesaing Anda kemungkinan besar sudah ada di media sosial, jadi jangan biarkan mereka mengambil calon pelanggan Anda. Semakin cepat Anda memulai, semakin cepat Anda akan melihat pertumbuhan dalam bisnis Anda.

Gunakan Email 

Email Bisnis

Email marketing, dalah saluran pemasaran yang kuat, suatu bentuk pemasaran langsung serta pemasaran digital, yang menggunakan email untuk mempromosikan produk atau layanan bisnis Anda. Ini dapat membantu membuat pelanggan Anda mengetahui item atau penawaran terbaru Anda dengan mengintegrasikannya ke dalam upaya otomatisasi pemasaran Anda. Ini juga dapat memainkan peran penting dalam strategi pemasaran Anda dengan menghasilkan prospek, kesadaran merek, membangun hubungan, atau menjaga pelanggan tetap terlibat di antara pembelian melalui berbagai jenis email pemasaran.

Gunakan Sistem Pembayaran Digital


Pengunakaan sistem pembayaran digital pada bisnis anda, akan mempermudah pelanggan untuk memilih opsi pembayaran yang paling sesuai dengan mereka, dan mempercepat transaksi yang ada, Berkat pembayaran digital, pengguna dapat bertransaksi tanpa perlu lagi mendatangi teller bank sambil membawa uang tunai. Cukup bermodalkan gadget dan internet, pengguna dapat melunasi tagihan dengan cepat, mudah, dan aman.

Buat Akun E-Commerce dan Jasa Pengiriman


E-commerce dan pemesanan online sangat relevan bahkan untuk usaha kecil. Orang suka memesan. Di tambah lagi pandemi membuat masyarakat lebih banyak berada dirumah untuk menghindari penyaberan virus, pembeliaan secara online menjadi tern tersendiri ditengah pandemi pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan dapat meningkat menjadi US$137,5 miliar pada 2025. Nilai transaksi tersebut merupakan pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 25,3% dari pencapaian tahun 2020 sebesar US$44,6 miliar. RedSeer juga memproyeksikan nilai transaksi e-commerce Indonesia mencapai US$67,4 miliar pada 2021. Pada 2022, nilai transaksi diproyeksikan menjadi US$86 miliar. Selanjutnya, nilai tersebut meningkat menjadi US$104 miliar pada 2023 dan US$121 miliar pada 2024. Layanan pemesanan dan pengiriman online telah menjadi saluran penjualan yang solid.

Gunakan analitik dan tingkatkan efektifitas

 

Melacak kunjungan pelanggan, waktu pengiriman, dan kepuasan pelanggan melalui sistem operasi yang kompleks namun mudah digunakan memungkinkan Anda membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas. Google Analytics adalah permulaan. Lebih banyak solusi yang berfokus pada industri membawa nilai tambah. Pemasok otomotif misalnya menggunakan sistem mereka untuk melacak waktu pengiriman, menemukan titik layanan dan mendapatkan wawasan tentang kepuasan pelanggan. Mengetahui apa yang salah dan apa yang benar membantu untuk mengambil tindakan yang benar. Perluas sistem operasi Anda untuk menggunakan data Anda secara lebih efisien dan mengurangi biaya.

Terhubung Dengan Pelanggan 


Tetap berhubungan dengan pelanggan Anda Anda tidak harus menjadi Apple , Amazon atau Starbucks untuk mendapatkan dan menjangkau pelanggan. Bahkan jika merek Anda masih membangun basis pelanggan, penting untuk mengupayakan hubungan pelanggan yang hebat. Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjadikan pengalaman bisnis Anda lebih pribadi dan nyaman. 

1. Biarkan bisnis Anda dinilai 

Beri pelanggan pilihan untuk memberi umpan balik tentang layanan atau produk Anda. Percakapan yang berkelanjutan antara Anda dan pelanggan Anda bernilai tinggi. Menerima umpan balik langsung adalah dasar yang mudah dan murah untuk meningkatkan layanan dan produk Anda. Selain itu, ini menandakan kepercayaan kepada pelanggan potensial. Bukti sosial membantu pengambilan keputusan mereka. 

2. Pertahankan percakapan

dialog digital Komunikasi pribadi adalah kunci untuk menciptakan loyalitas pelanggan. Gabungkan layanan perpesanan ke dalam bisnis Anda untuk bereaksi dan mengobrol langsung dengan grup sebaya Anda. Untuk tetap terdepan di antara para pesaing dan menjaga hambatan komunikasi tetap rendah, cobalah untuk menerapkan layanan pesan seperti WhatsApp atau Facebook messenger ke dalam komunikasi bisnis Anda. Menerapkan chatbot saat bisnis Anda tumbuh juga selalu menjadi pilihan. Mentransfer bisnis Anda ke lapangan bermain digital lebih dari yang diperlukan untuk bersaing dengan pemain besar. Ini membuka jalan bagi bisnis Anda untuk mendapatkan keuntungan dari potensi Anda sebagai bisnis yang bergerak cepat, fleksibel, cepat beradaptasi dengan perubahan. Karena tidak peduli seberapa kecil bisnis Anda, jika Anda menetap dengan aman dan kokoh di dunia digital, pintu lebih dari terbuka untuk tetap relevan dan pertumbuhan potensial.

Rabu, 29 Juni 2022

Kenapa Bank Syariah Sepi Pengguna Di Indonesia

Kenapa Bank Syariah Sepi Pengguna Di Indonesia

Konten [Tampil]

Bank Syariah

Indonesia merupakan negara dengan penduduk penganut agama islam terbesar di dunia, berdasarkan laporan The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) atau MABDA bertajuk The Muslim 500 edisi 2022, ada 231,06 juta penduduk Indonesia yang beragama Islam. Jumlah itu setara dengan 86,7% dari total penduduk Indonesia. Ditahun yang sama jumlah market share dari perbankan syariah hanya 6,65 persen per Februari 2022. Jika kita hitung maka hanya 15.365.490 juta umat muslim yang menggunakan perbankan syariah, sedangkan masih ada 215.694.510 umat islam yang belum menggunakan perbankan syariah. lalu apa penyebebnya umat muslim di indonesia kurang tertarik dengan perbankan syariah. sebelum masuk pembahasan lebih lanjud kita perlu pahami dahulu apa itu bank syariah

Pengertian Bank Syariah


Nah jadi menurut Heri Sudarsono (2008;27) bank syariah adalah suatu lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa dalam lalulintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah. 

Sedang kan menurut Menurut Sudarsono, Bank Syariah adalah lembaga keuangan negara yang memberikan kredit dan jasa-jasa lainnya di dalam lalu lintas pembayaran dan juga peredaran uang yang beroperasi dengan menggunakan prinsip-prinsip syariah atau Islam.

Dalam UU No.21 tahun 2008 Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Jadi sederhanaya nih, Bank Syariah merupakan perbankan yang menjalankan sistem oprasionalnya dilandaskan pada prinsip syariah atau prinsip hukum islam.

Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional


Perbankan Syariah berbeda dari perbankan konvensional dalam beberapa hal. Tidak seperti bank konvensional, yang beroperasi atas dasar pinjam meminjam dengan suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya, bank syariah dibiayai oleh giro yang tidak menarik bunga atau dengan rekening investasi bagi hasil (PSIA) di mana pemegang rekening menerima pengembalian yang ditentukan ex-post oleh profitabilitas bank. Di sisi aset, bank syariah menggunakan sejumiah kontrak seperti penjualan dengan margin keuntungan (Murabahah, sewa (ijarah), bagi hasil (Musharakah dan Mudarabah), dan layenan berbasis biaya (misainya, Wakalah). Semua bisnis perbankan berdasarkan penjualan atau sewa harus memiliki aset yang mendasarinya. Hal ini berbeda dengan perbankan konvensional.

Jenis Bank Syariah


Berdasarkan UU No. 21 tahun 2008 Bank syariah terbagi menjadi dua jenis atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Bank Umum Syariah

Bank Umum Syariah Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Kegiatan usaha Bank Umum Syariah meliputi :

  • Tabungan syariah.
  • Deposito syariah. 
  • Gadai syariah. 
  • Pembiayaan atau pinjaman syariah. 
  • Giro syariah

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah

Bank Pembiayaan Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.Kegiatan usaha Bank Pembiayaan Rakyat Syariah meliputi : 

  • Produk penghimpunan dana
  • produk penyaluran dana
  • produk jasa.

Alasan bank syariah sepi pengguna di indonesia 


1. Sistem Bank Syariah yang Kurang di Ketahui Masyarakat Luas

Salah satu alasan kenapa bank ini kalah dari bank konvensional adalah karena sistem pada bank ini kurang dikenal oleh masyarakat luas. Pada sistem bank ini ada sistem bagi hasil. Ada beberapa sistem lain pada bank syariah  Al-Wadiah (Simpanan) yang berarti uang nasabah yang dijaga dan di kembalikan kapanpun yang di inginkan nasabah tanpa bunga. Dan tentu bank ini akan menjelaskan syariah Islam yang tanpa riba.

Dari dulu masyarakat Indonesia jauh lebih mengenal sistem bank yang berbentuk suku bunga ketimbang sistem bank bagi hasil. Inilah salah satu alasan kenapa bank syariah kalah dengan bank konvensional.

2. Masyarakat lebih mengenal produk bank konvensional

masyarakat dengan kategori bankable terlebih dahulu mengakses produk dan layanan perbankan konvensional yang menggurita ke seantero dunia dan pelosok negeri.

3 Pelayanan Khusus Bagi Nasabah 

Menurut Statistik Perbankan Syariah (SPS) Tingkat pertumbuhan nasabah memang lebih banyak kepada bank syariah di 3 sampai 5 tahun terakhir. 

Akan tetapi, dari segi jumlah nasabah masih dikuasai oleh bank konvensional walaupun persentase pertumbuhannya dapat dibilang tidak stabil. Alasan mengapa bank konvensional lebih unggul jumlah nasabah-nya daripada bank syariah adalah; 

  • Bank Konvensional setiap tahun mengadakan undian untuk nasabah-nya dengan nilai fantastis. Ini salah satu cara marketing bank konvensional untuk memikat nasabah-nya.
  • Sering naiknya suku bunga tabungan (simpanan) setiap tahunnya. Hal ini sangat menguntungkan untuk pengusaha-pengusaha yang memiliki jumlah uang tabungan di atas 1 M.
  • Karena, dapat menambah uang mereka tanpa harus di investasi-kan. Sering menjadi sponsor. Hal ini bukan menjadi rahasia lagi jika bank konvensional sering berkontribusi dalam beberapa event besar,untuk sekedar memamerkan nama.
  • Adanya mobil transaksi berjalan, yang memudahkan masyarakat di kampung bisa menabung di mobil tersebut tanpa harus ke bank yang jaraknya kemungkinan jauh.

4. Lokasi kantor cabang yang tidak dapat menjangkau semua masyarakat

Masih banyak tempat-tempat atau lokasi yang belum memiliki bank syariah, hal ini menyebebkan masyarakat untuk tetep meggunakan perbankan konvensional. 

Senin, 20 Juni 2022

Konsep Risiko | Manajemen Risiko

Konsep Risiko | Manajemen Risiko

Konten [Tampil]

Konsep Manajemen Risiko

Sebuah Perusahaan pasti tidak terlepas dengan namanya Risiko, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mengelola risiko tersebut agar tidak memiliki dampak negatif yang lebih luas pada bisnis yang dijalankan perusahaan. Pada pembahasan kita kali ini akan membahas mengenai konsep risiko pada tingkat ini kita akan mengenal apa itu risiko, tingkat ketidak pastian, dan jenis risiko. 

Pengertian Risiko 


Menurut Menurut Hanafi (2006:1), Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang. Risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan ketidakpastian, di mana jika terjadi suatu keadaan yang tidak dikehendaki dapat menimbulkan suatu kerugian.

Sedangkan Menurut A. Abas Salim “Risiko adalah ketidak tentuan ( uncertanty) yang mungkin melahirkan peristiwa kerugian”.

Risiko menurut George E. Redja adalah “ketidak pastian yang memungkinkan lahirnya peristiwa yang merugikan (loss), (Moch Ismail Fahmi : 2012).

Berdasarkan definisi-definisi di atas, secara umum risiko dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang dihadapi seseorang atau perusahaan dimana terdapat kemungkinan yang merugikan.

Mengapa manajemen risiko itu penting?


Manajemen risiko adalah proses penting karena memberdayakan bisnis dengan alat yang diperlukan sehingga dapat mengidentifikasi dan menangani potensi risiko secara memadai. Setelah risiko diidentifikasi, maka mudah untuk menguranginya. Selain itu, manajemen risiko memberikan dasar bagi bisnis untuk melakukan pengambilan keputusan yang baik. 

Untuk bisnis, penilaian dan pengelolaan risiko adalah cara terbaik untuk mempersiapkan kemungkinan yang mungkin datang di jalan kemajuan dan pertumbuhan. Ketika sebuah bisnis mengevaluasi rencananya untuk menangani potensi ancaman dan kemudian mengembangkan struktur untuk mengatasinya, itu meningkatkan peluangnya untuk menjadi entitas yang sukses. 

Selain itu, manajemen risiko progresif memastikan risiko dengan prioritas tinggi ditangani seagresif mungkin. Selain itu, manajemen akan memiliki informasi yang diperlukan yang dapat mereka gunakan untuk membuat keputusan yang tepat dan memastikan bahwa bisnis tetap menguntungkan.

Risiko menurut kategori


Pengorganisasian risiko berdasarkan kategori juga dapat membantu dalam menangani risiko. Panduan yang dikutip oleh Witte dari Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO) menggunakan empat kategori berikut: 

  • Risiko strategis (misalnya, reputasi, hubungan pelanggan, inovasi teknis); 
  • Risiko keuangan dan pelaporan (misalnya, pasar, pajak, kredit); 
  • Risiko kepatuhan dan tata kelola (misalnya, etika, peraturan, perdagangan internasional, privasi); 
  • Dan Risiko operasional (misalnya, keamanan dan privasi TI, rantai pasokan, masalah tenaga kerja, bencana alam).

Tanggapan terhadap Risiko


Respons terhadap risiko biasanya mengambil salah satu bentuk berikut: 

  • PenghindaranSebuah bisnis berusaha untuk menghilangkan risiko tertentu dengan menyingkirkan penyebabnya. 
  • Mitigasi : Menurunkan proyeksi nilai keuangan yang terkait dengan suatu risiko dengan cara menurunkan kemungkinan terjadinya risiko tersebut. 
  • Penerimaan : Dalam beberapa kasus, bisnis mungkin terpaksa menerima risiko. Opsi ini dimungkinkan jika entitas bisnis mengembangkan kontinjensi untuk memitigasi dampak risiko, jika itu terjadi. 

Saat membuat kontinjensi, bisnis perlu terlibat dalam pendekatan pemecahan masalah. Hasilnya adalah rencana yang terinci dengan baik yang dapat dieksekusi segera setelah kebutuhan muncul. Rencana seperti itu akan memungkinkan organisasi bisnis untuk menangani hambatan atau hambatan keberhasilannya karena dapat menangani risiko segera setelah risiko itu muncul.

Proses Analisis Risiko

Proses Analisis Risiko

Analisis risiko adalah pendekatan pemecahan masalah kualitatif yang menggunakan berbagai alat penilaian untuk bekerja dan menentukan peringkat risiko untuk tujuan menilai dan menyelesaikannya. Berikut adalah proses analisis risiko: 

1. Identifikasi risiko yang ada 

Identifikasi risiko terutama melibatkan brainstorming. Sebuah bisnis mengumpulkan karyawannya bersama-sama sehingga mereka dapat meninjau semua berbagai sumber risiko. Langkah selanjutnya adalah menyusun semua risiko yang teridentifikasi dalam urutan prioritas. Karena tidak mungkin untuk memitigasi semua risiko yang ada, prioritas memastikan bahwa risiko-risiko yang dapat mempengaruhi bisnis secara signifikan ditangani dengan lebih mendesak. 

2. Menilai risiko 

Dalam banyak kasus, penyelesaian masalah melibatkan identifikasi masalah dan kemudian menemukan solusi yang tepat. Namun, sebelum mengetahui cara terbaik untuk menangani risiko, bisnis harus menemukan penyebab risiko dengan mengajukan pertanyaan, “Apa yang menyebabkan risiko tersebut dan bagaimana hal itu dapat memengaruhi bisnis?” 

3. Kembangkan respons yang tepat 

Setelah entitas bisnis ditetapkan untuk menilai kemungkinan pemulihan untuk mengurangi risiko yang teridentifikasi dan mencegah terulangnya risiko tersebut, ia perlu mengajukan pertanyaan berikut: Tindakan apa yang dapat diambil untuk mencegah risiko yang teridentifikasi berulang? Selain itu, apa hal terbaik yang harus dilakukan jika itu berulang? 

4. Mengembangkan mekanisme pencegahan untuk risiko yang teridentifikasi 

Di sini, ide-ide yang dianggap berguna dalam mengurangi risiko dikembangkan menjadi sejumlah tugas dan kemudian menjadi rencana kontinjensi yang dapat diterapkan di masa depan. Jika risiko terjadi, rencana dapat diterapkan.

Manfaat dan tantangan manajemen risiko


Mengelola risiko secara efektif yang dapat berdampak negatif atau positif pada modal dan pendapatan membawa banyak manfaat. Ini juga menghadirkan tantangan, bahkan untuk perusahaan dengan tata kelola, risiko, dan strategi kepatuhan yang matang. 

Manfaat manajemen risiko antara lain sebagai berikut: 

  • peningkatan kesadaran akan risiko di seluruh organisasi; 
  • lebih percaya pada tujuan dan sasaran organisasi karena risiko diperhitungkan dalam strategi; 
  • kepatuhan yang lebih baik dan lebih efisien dengan mandat kepatuhan peraturan dan internal karena kepatuhan dikoordinasikan; 
  • peningkatan efisiensi operasional melalui penerapan proses dan pengendalian risiko yang lebih konsisten; 
  • peningkatan keselamatan dan keamanan tempat kerja bagi karyawan dan pelanggan; dan 
  • pembeda kompetitif di pasar. 

Berikut ini adalah beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh tim manajemen risiko: 

  • Pengeluaran pada awalnya naik, karena program manajemen risiko memerlukan perangkat lunak dan layanan yang mahal. 
  • Meningkatnya penekanan pada tata kelola juga membutuhkan unit bisnis untuk menginvestasikan waktu dan uang untuk mematuhinya. 
  • Mencapai konsensus tentang tingkat keparahan risiko dan cara mengobatinya bisa menjadi latihan yang sulit dan kontroversial dan terkadang menyebabkan kelumpuhan analisis risiko. 
  • Mendemonstrasikan nilai manajemen risiko kepada para eksekutif tanpa bisa memberi mereka angka yang sulit adalah sulit.

Ringkasan 


Sebuah bisnis akan menghadapi banyak risiko yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan pertumbuhan mereka. Oleh karena itu, penting untuk memahami prinsip-prinsip dasar manajemen risiko dan bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat digunakan untuk membantu mengurangi dampak risiko pada entitas bisnis.

Rabu, 13 April 2022

Strategi Portofolio Saham |  Pasar Modal

Strategi Portofolio Saham | Pasar Modal

Konten [Tampil]

Strategi portofolio saham aktif adalah strategi di mana investor aktif menyeleksi saham sesuai berbagai informasi yang didapatkan kemudian melakukan analisa pergerakan harga saham. Investor dengan strategi ini lebih aktif dalam perdagangan saham.

Strategi Portofolio Saham 

Strategi Beli Dan Simpan

Strategi ini pada dasarnya sama dengan strategi beli dan simpan dalam portofolio obligasi. Dalam strategi ini investor membeli sejumlah saham dan tetap memegangnya untuk beberapa waktu tertentu. Tujuan strategi beli dan simpan adalah untuk menghindari biaya transaksi dan biaya tambahan lainnya yang terlalu tinggi. Dalam hal ini, investor percaya bahwa return yang akan diperoleh dari penerapan strategi ini tidak akan jauh berbeda dengan return yang diperoleh jika investor secara aktif membeli dan menjual saham. Pada strategi ini investor sangat mempertimbangkan biaya transaksi dan biaya lainnya dalam melakukan portofolio saham.

Strategi beli dan simpan bisa dilakukan investor dalam komposisi yang terdiri dari banyak saham ataupun hanya beberapa jenis sahamn. Meskipun demikian, investor tetap harus melakukan pemilihan terhadap saham-saham tertentu yang akan dimasukkan dalam portofolionya. Hal terpenting di sini adalah bahwa komposisi tersebut akan bisa diterima sepanjang komposisi saham-saham tersebut mampu memberikan return yang sesuai dengan tingkat return harapan investor. Jika ternyata komposisi yang telah dibentuk mengalami perubahan kinerja, dimana misalnya risiko dari komposisi tersebut meningkat sedangkan return harapan tetap sama, investor tentunya perlu melakukan penyesuaian penyesuaian, seperu mengubair komposisi awal menjadi komposisi baru sehingga sesuai dengan preferensi investor terhadap risiko. Pada strategi beli dan simpan ini investor tidak berarti tidak melakukan apa-apa dan hanya sekadar membeli lalu menyimpan saham yang telah dibelinya tersebut tapi investor juga harus melakukan tindakan rasional dalam berinvestasi. Investor harus pintar pintar memilih saham yang akan dimasukkan dalam investasinya lalu melakukan penyesuaian jika diperlukan. Di samping itu, hasil yang diperoleh dari strategi beli dan simpan ini tentunya harus diinvestasikan kembali untuk meningkatkan kemakmuran investor.

Strategi Mengikuti Indeks


Strategi mengikuti indeks ini dalam prakteknya bisa digambarkan sebagai pembelian instrumen reksa dana atau dana pensiun oleh investor. Strategi investor seperti ini bisa dikategorikan strategi pasif. Dengan membeli instrumen reksa dana, investor berharap bahwa kinerja investasinya pada kumpulan saham-saham dalam instrumen reksa dana sudah merupakan duplikasi dari kinerja indeks pasar. Dengan kata lain, investor berharap akan memperoleh return yang sebanding dengan return pasar. Membeli reksa dana juga akan memberikan keuntungan bagi investor karena biaya transaksi, biaya pencarian informasi, dan komisi konsultasi analis menjadi lebih rendah. Dalam hal ini investor hanya membeli instrumen reksa dana, dan tinggal menunggu return dari reksa dana yang telah dibelinya.

Pada dasarnya semua investor menginginkan return yang setinggi tingginya dari suatu investasi yang dilakukan. Dengan demikian. investor akan selalu mencari jalan agar memperoleh keuntungan yang lebih unggi dibanding biaya yang harus ditanggungnya. Dalam investasi portofolio saham dengan strategi aktif, berbagai cara akan dilakukan investor untuk memperoleh return yang sebanding atau melebihi return pasar.

Tujuan strategi aktif adalah mencapai return portofoliosaham yang melebihi return portofolio saham yang diperoleh melalui strategi pasif. Dengan kata lain, investor akan berusaha memperoleh hasil yang lebih tinggi dibanding return yang diperolch sesama investor lainnya. Mereka secara proaktif mencari informasi tambahan, meningkatkan kemampuan mereka dalam menganalisis informasi informasi yang mempengaruhi kinerja saham, bahkan udak jarang ada yang berani membayar mahal untuk jasa konsultasi analis saham yang terbaik. Semuanya dilakukan untuk meningkatkan return harapan investor. Berikut ini akan dibahas tiga strategi yang biasanya dipakai investor dalam menjalankan strategi aktif portofolio saham.

Strategi Mengikuti Indeks


Strategi mengikuti indeks dalam prakteknya bisa digambarkan sebagai pembelian reksa dana atau dana pensiun oleh invetor. Strategi ini dapat dikategorikan sebagai strategi pasif. Dengan membeli strategi instrumen reksa dana,investor berharap kinerja investasinya pada kumpulan saham-saham dalam instrumen reksa dana sudah merupakan duplikasi dari kinerja indeks pasar. Dengan kata lain investor berharap akan memperoleh return yang sebanding dengan return pasar. Manfaatnya adalah biaya transaksi, biaya pencarian informasi, dan komisi konsultasi analis menjadi lebih rendah. Ide dasarnya adalah untuk mencari keuntungan yang lebih tinggi dari biaya yang harus ditanggung. Dalam hal ini investor hanya membeli instrumen reksa dana,dan tinggal menunggu return dari reksa dana yang telah dibuatnya. Strategi ini bisa dilakukan dengan secara aktif mencari dan membentuk portofolio saham yang bisa memberikan return yang melebihi return yang bisa diperoleh dengan strategi pasif.

Kelebihan strategi pasif 

  • Investor tidak perlu melakukan banyak eksekusi jual beli dalam investasi. Hal tersebut dapat meminimalkan bias dalam analisis dan mengambil keputusan investasi,karenainvestor tidakmudah terpengaruh oleh isu-isu di dalam analisissaham. 
  • Investor melakukan eksekusi jika target-target investor tercapai atau adanya kejadian yang menyebabkan penyimpangan harga saham. Penyimpangan dapat terjadi dalam dua hal,yaitu menyebabkan harga saham naik atau harga saham akan turun secara signifikan.

Pemilihan Saham


Strategi ini merupakan strategi yang paling banyak digunakan dan paling rasional. Dalam hal inu investor secara aktif melakukan analisis dan pemilihan saham-saham terbaik, yaitu saham yang memberikan hubungan tingkat return-risiko yang terbaik dibanding alternatif lainnya. Pemilihan tersebut dilakukan dengan berdasar pada analisis fundamental guna mengetahui prospek saham tersebut dimasa yang akan datang. Dalam hal ini mereka percaya bahwa tindakan aktif yang mereka lakukan akan memberikan return yang lebih besar dibandingkan investor lainnya, yang lainnya mengandalkan strategi investasinya pada strategi pasif.

Seberapa pentingkah pemilihan saham bagi investor? Investor bisa melakukan diversifikasi dengan dua cara, yaitu cara random (naif) maupun dengan cara Markowitz. Artinya, investoe bisa saja memilih saham secara acak tanpa dianalisis terlebih dahulu tegapi manfaat pengurangan risiko dari cara acak ini tidak akan seoptimal jika pemilihan dilakjkan dengan model Markowitz. Dengan memilih saham-saham terbaik dan memasukkan saham tersebut dalam portofolio berarti invesroe akan memperoleh manfaat pengurangan risiko dari tindakan diversifikasi saham. Tindakan ini juga diharapkan bisa meningkatkan return harapan investor.

Investor yang cerdik tentunya akan membeli saham yang nilai intrinsiknya di atas harga pasar(undervalued) dan menjual saham-saham yang nilai intrinsiknya di bawah harga pasar( overvalued). Tindakan investe secara aktif memilih saham lau membuat keputusan menjual atau membeli saham tertentu diharapkan bisa memberikan manfaat bagi investor unuk memperoleh keuntungan daei perubahan harga saham yang terjadi. Manfaat yang diperoleh investor daei kenaikan harga saham dikemudian hari disebut juga sebagai capital gain.

Rotasi Sektor


Strategi ini biasanya dilakukan oleh investor yang berinvestasi pada saham-saham di dalam negeri saja. Dalam hal ini investor bisa melakukan dua cara berikut ini.

  • Melakukan investasi pada saham-saham perusahaan yang bergerak pada sektor tertentu untuk mengantisipasi perubahan siklis ekonomi dikemudian hari. Hal ini dilakukan jika investor yakin bahwa suatu saham pada sektor tertentu akan memberikan return yang lebih tinggi dibanding return pasar. 
  • Melakukan modifikasi atau perubahan terhadap bobot portofolio saham-saham pada sektor industri yang berbeda-beda, untuk mengantisipasi perubaham siklis ekonomi, pertumbuhan dan niali saham perusahaan. Investor akan meningkatkan bobot portofolio pada saham-saham sektor industri yang berprospek cerah di masa datang dan akan mengurangi bobot portofolionya pada saham sektor industri yang berprospek kurang baik.

Rotasi Sektor

Rotasi sector merupakan strategi investasi dimana investor dapat berinvestasi pada sector industry yang diprediksi akan berkinerja kuat selama periodetertentu sesuai siklus ekonomi saat itu.

Rotasi sector biasanya dilakukan oleh investor yang berinvestasi pada saham saham di dalam negeri saja. Ada 2 cara yang dilakukan investor yaitu:

  • Melakukan invstasi pada saham saham perusahaan yang bergerak pada sector tertentu untuk mengantisipasi perubahan siklis ekonomi dikemudian hari.
  • Melakukan modifikasi terhadap bobot portofolio saham-saham pada sector industry yang berbeda-beda, untuk mengantisipasi perubahan siklis ekonomi, pertumbuhan dan nilai saham perusahaan.
Reilly dan Brown (1997) mengkategorikan saham-saham per sector industry menjadi lima, yaitu:
1. Saham-saham sector finansial
2. Saham sector barang konsumen tahan lama
3. Saham sector barang modal
4. Saham sector industry dasar
5. Saham sector barang kebutuhan pokok

rekomendasi sector sektoryang bisa dijadikan pilihan investasi sesuai dengan siklis ekonomi yang terjadi.

Setrategi Momentum Harga 


Ide dasar dari strategi ini adalah adanya kenyataan pada waktu-waktu tertentu harga pasar saham merefleksikan pergerakan eaning ataupun pertumbuhan perusahaan. Pada strategi ini investor akan mencari momentum atau waktu yang tepat, pada saat perubahaan harga yang menjadi bisa memberikan keuntungan bagi investor melalui tindakaan menjual atau membeli saham. 

Berbagai Teknik untuk mencari momentum yang tepat dalam portfolio saham bisa delakukan. Salah satunya adalah dengan membuka peta (chart) pergerakan harga saham beberapa waktu untuk meramalkan apa yang akan terjadi pada harga saham tersebut di kemudian haru hari.

Contoh chart

Berbagai Teknik kuantitatif yang lebih vanggih dengan penggunaan teknologi computer sudah mulai digunakan untuk menentukan waktu yang paling tepat untuk membeli atau menjual saham. Data yang telah terjadi (ex-post-data) dipakai untuk mencari pola pergerakan saham dan mancari hubungan sebeb akibat antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. 

Dalam kenyataannya strategi penentuan momentum harga saham merupakan isu yang masih kontroversial. Strategi ini memang popular digunakan oleh para praktisi, tetapi pertanyaannya adalah seberapa akurakah metode ini mampu meramalkan apa yang akan terjadi di kemuadian hari. 

Jumat, 28 Januari 2022

8 Alasan Pemasaran Media Sosial Itu Penting

8 Alasan Pemasaran Media Sosial Itu Penting

Konten [Tampil]

pemasaran media sosial 

Apakah bisnis yang Anda jalankan sudah  mengadopsi pemasaran media sosial saat ini? Dengan miliaran jumlah pelnaggan potensial diseluruh dunia menggunakan pelatfrom media sosial, tidak ada tidak pernah ada waktu yang lebih baik untuk menerapkan kampanye sosial. Tetapi mengapa pemasaran melalui media sosial Penting?

Ada beberapa alasan utama pemasaran mengunakan media sosial itu penting. Sebelum masuk pada pembahasan lebih lanjud ada baiknya kita mengetahui apa itu pemasaran media sosial. Pemasaran media sosial sendiri adalah strategi pemasaran yang mengunakan media sosial sebagai media pemasaran dengan mengacu pada berbagai cara seseorang dapat menjangkau audiens target pada platfrom media sosial untuk mencapai tujuan bisnis. 

Pemasaran media sosial mencakup memposting konten dari situs web Anda, berbagi gambar dan video produk, layanan, dan bisnis Anda, dan terhubung dengan pelanggan potensial dan pelanggan saat ini melalui platform sosial.

Selain profil gratis, situs media sosial populer seperti Facebook, Twitter, dan LinkedIn menawarkan platform iklan berbayar yang dapat membawa kampanye pemasaran Anda ke tingkat berikutnya.

Salah satu alasan pemasaran media sosial sangat efektif adalah kenyataan bahwa konsumen digital menghabiskan 2,5+ jam di platform sosial setiap hari.

Itu berarti selama hampir tiga jam sehari, Anda memiliki kesempatan untuk menjangkau target pelanggan Anda dengan produk dan layanan Anda. Ketika berbicara tentang merek yang menggunakan pemasaran media sosial, 90 persen telah mengadopsi strategi untuk meningkatkan kesadaran merek. 

Mari masuk ke beberapa alasan yang lebih rinci mengapa menerapkan strategi pemasaran media sosial sangat penting untuk bisnis.

1. Konsumen melihat ke platform sosial untuk mendapatkan rekomendasi


Sebelum strategi pemasaran digital menjadi populer, pemasaran dari mulut ke mulut menyelesaikan pekerjaannya.

Sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui adalah bahwa jenis pemasaran ini masih merupakan alat yang sangat kuat hanya dengan cara yang berbeda. Meskipun tatap muka, percakapan dari mulut ke mulut bermanfaat bagi bisnis Anda, orang lain yang mendengar tentang merek dan produk Anda melalui saran media sosial juga sangat bermanfaat bagi bisnis Anda.

Mempertimbangkan fakta bahwa 81 persen orang setuju bahwa posting media sosial dari teman-teman mereka memengaruhi keputusan pembelian mereka, “berita dari mulut ke mulut digital” sangat efektif. Tetapi bagaimana kampanye pemasaran media sosial Anda dapat memanfaatkan pemasaran dari mulut ke mulut?

Dengan mendorong pelanggan yang puas untuk meninggalkan ulasan positif di platform sosial Anda tentang produk yang mereka sukai, pengguna lain akan melihat bahwa produk Anda sangat direkomendasikan.

Pemasaran dari mulut ke mulut semacam ini dapat memengaruhi lebih dari 80 persen pengguna dalam keputusan pembelian mereka.

2. Pemasaran media sosial meningkatkan otoritas merek


Salah satu cara untuk meningkatkan otoritas merek Anda adalah dengan mengadopsi pemasaran media sosial .

Mengapa? Platform media sosial menyediakan tempat yang fantastis untuk berbagi konten situs web dan pengetahuan industri Anda dengan orang-orang yang membutuhkan produk dan layanan Anda.

Saat Anda terus berbagi informasi yang bermanfaat dan berharga, pengguna akan mulai melihat Anda sebagai pemimpin industri karena mereka menghargai informasi yang Anda hasilkan dan bagikan.

Belum lagi, ketika Anda memasarkan bisnis Anda di media sosial, Anda juga akan menjalin hubungan dengan tokoh industri. Jika dan ketika mereka membagikan konten Anda di platform sosial mereka, pengguna akan memberi nilai lebih pada konten Anda karena para pemimpin industri membagikannya di situs mereka.

3. Pesaing Anda sudah menggunakan pemasaran media sosial


Anda tidak ingin mengabaikan pemasaran media sosial sebagai strategi, dan salah satu alasannya adalah pesaing Anda kemungkinan sudah menggunakan strategi tersebut. Jika Anda belum mengikuti media sosial, pesaing Anda dapat dengan mudah menaungi Anda dengan kehadiran sosial mereka. Tidak hanya itu, pengguna mungkin berpikir bahwa bisnis Anda kurang dapat dipercaya atau kurang profesional jika Anda tidak tampil di media sosial saat pesaing Anda melakukannya.

Memastikan bahwa bisnis Anda hidup dan sehat di beberapa situs media sosial sangat penting jika Anda ingin bersaing ketat dengan pesaing Anda secara online.

4. Platform iklan media sosial memungkinkan Anda menargetkan audiens yang sangat spesifik


Saat Anda menggunakan platform iklan yang tersedia di jaringan seperti Facebook, Instagram, dan Twitter, Anda akan dapat menargetkan pelanggan yang tepat menurut demografi.

Ini sangat bermanfaat untuk kampanye pemasaran apa pun karena memungkinkan Anda untuk memasarkan produk dan layanan Anda ke audiens yang kemungkinan besar akan berkonversi. Anda tidak hanya dapat menargetkan pengguna berdasarkan demografi, tetapi Anda juga dapat menggunakan tagar untuk menarik pengguna yang mencari apa yang Anda tawarkan.

Penargetan semacam ini juga memastikan bahwa Anda tidak membuang-buang uang untuk pemasaran kepada pengguna yang sama sekali tidak tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Berbicara tentang membuang-buang uang, itu membawa kita ke poin berikutnya efektivitas biaya.

5. Pemasaran media sosial sangat hemat biaya


Menerapkan strategi pemasaran media sosial adalah cara yang fantastis untuk menjangkau audiens target Anda tanpa anggaran yang besar.

Sebagai permulaan, platform media sosial bebas digunakan, yang berarti untuk memposting konten Anda agar dapat dilihat pengguna, Anda tidak perlu membayar sepeser pun. Dalam hal iklan, mereka juga sangat hemat biaya karena Anda hanya membayar platform ketika pengguna mengklik iklan Anda (untuk banyak platform).

Itu benar  Anda tidak akan membayar untuk ruang iklan seperti yang Anda lakukan di surat kabar, tetapi Anda hanya membayar bila ada kemungkinan untuk konversi .

Belum lagi, karena iklan media sosial bekerja pada sistem penawaran, Anda bahkan harus memutuskan seberapa banyak Anda bersedia membayar setiap kali pengguna mengklik iklan.

Tentu saja, tawaran tertinggi menang, jadi memilih dua sen sebagai tawaran Anda mungkin ideal, tetapi itu tidak akan selalu memenangkan ruang iklan Anda.

6. Pemasaran media sosial meningkatkan lalu lintas situs web Anda


Siapa yang tidak ingin meningkatkan lalu lintas situs mereka? Bisnis di seluruh dunia akan senang melihat peningkatan jumlah pengunjung situs yang menarik etalase digital mereka, dan strategi pemasaran media sosial adalah cara yang fantastis untuk melakukannya.

Karena Anda dapat memposting tautan ke platform sosial Anda, Anda dapat membagikan tautan ke blog terbaru Anda atau halaman produk dan layanan Anda untuk menarik pengikut Anda melakukan perjalanan ke situs web Anda. Jika Anda ingin melihat lebih banyak lalu lintas situs, pastikan untuk memposting foto atau video dengan tautan ke situs Anda.

Dengan begitu, pengguna tidak hanya membaca tentang produk Anda, tetapi mereka juga dapat melihatnya.

7. Strategi pemasaran media sosial membantu meningkatkan kesadaran merek


Platform media sosial memberi Anda lokasi yang bagus untuk mengembangkan merek Anda. Gambar profil Anda harus menjadi logo perusahaan Anda, dan tajuk Anda harus mencerminkan merek Anda.Anda juga dapat membangun nada dan suara merek Anda dengan postingan Anda dan menggunakan video dan gambar untuk memberi kesan kepribadian Anda kepada pengguna.

Ketika Anda memiliki kehadiran merek yang kuat di media sosial, pengguna akan lebih mudah mengenali Anda, dan itu merupakan keuntungan besar tersendiri.

8. Media sosial memungkinkan Anda menjangkau audiens yang luas


Dengan miliaran pengguna di platform media sosial, jaring yang Anda gunakan pasti akan menangkap sesuatu.

Audiens Anda di media sosial sangat besar sehingga ketika Anda mengadopsi strategi tersebut, Anda memberi diri Anda dan bisnis Anda miliaran peluang untuk memukau pelanggan potensial dan menarik mereka untuk membeli produk Anda.

Rabu, 26 Januari 2022

Proses Penelitian Dalam Riset Pemasaran

Proses Penelitian Dalam Riset Pemasaran

Konten [Tampil]
Riset Pemasaran 

Terlalu sering, ketika sebuah perusahaan melakukan penelitian itu dimulai tanpa perencanaan yang tepat. Namun, peluang menemukan jawaban yang benar untuk pertanyaan penelitian sangat meningkat dengan mengikuti proses enam langkah tertentu. Prosesnya dimulai dengan menentukan apa yang perlu diketahui organisasi dan di mana ia dapat menemukan informasi. Selain itu, peneliti harus menentukan siapa yang akan berpartisipasi dalam penelitian dan jumlah partisipan yang akan dibutuhkan. Peneliti kemudian harus memutuskan pendekatan penelitian apa yang sesuai untuk pertanyaan penelitian dan harus memilih metode penelitian yang paling sesuai. Mereka kemudian harus merencanakan proses melakukan penelitian. Setelah penelitian dilakukan, langkah terakhir adalah menganalisis dan melaporkan temuan dan rekomendasi.


Tentukan pertanyaan penelitian


Langkah pertama, merancang pertanyaan penelitian, umumnya sulit dan memakan waktu. Karena organisasi sering terburu-buru untuk mendapatkan jawaban, masalahnya adalah memulai proses penelitian sebelum menentukan apa yang benar-benar perlu mereka ketahui. Akibatnya, mereka mungkin mengajukan pertanyaan penelitian yang tidak jelas atau bahkan pertanyaan yang salah sama sekali. Agar efektif, studi penelitian harus dirancang dengan baik dan terfokus secara sempit. Jika pertanyaan penelitian terlalu luas, terlalu banyak informasi yang akan diperoleh. Selain itu, sejumlah besar data yang dihasilkan akan sulit untuk dianalisis dan, oleh karena itu, tidak banyak berguna bagi organisasi. Lebih buruk lagi, jika pertanyaan yang diajukan salah, informasi yang salah akan diperoleh dan semua upaya penelitian akan sia-sia. 

sumber informasi 


Peneliti perlu menaruh pemikiran yang cukup besar ke dalam perencanaan sumber dari mana informasi dapat diperoleh. Sumber data yang berbeda dikategorikan sebagai sekunder (data yang sudah ada) dan primer (data yang dikumpulkan oleh peneliti). Selain itu, data sekunder dapat dikategorikan sebagai internal (yang sudah dimiliki perusahaan) dan eksternal (yang harus dikumpulkan dari sumber lain). Terkadang, sebuah organisasi bahkan mungkin telah mengumpulkan cukup data untuk menjawab pertanyaan mereka. Dalam kasus lain, jawaban atas pertanyaan penelitian mungkin sudah tersedia sebagai hasil penelitian yang dilakukan oleh organisasi lain. Namun, bahkan jika sebuah penelitian pertanyaan tidak terjawab, pengumpulan data sekunder dapat membantu merancang metode penelitian primer. 

Seorang peneliti akan mengumpulkan data primer langsung dari partisipan untuk menjawab pertanyaan penelitian tertentu. Data primer biasanya dikumpulkan dari sekelompok partisipan yang disebut 'sampel'. Sampel ini terdiri dari anggota yang dipilih dari seluruh kelompok individu, yang disebut 'populasi'. Anggota yang dipilih ini dapat ditentukan oleh karakteristik demografis seperti usia, jenis kelamin, atau pekerjaan. Mereka juga mungkin ditentukan oleh karakteristik psikografis seperti gaya hidup atau pendapat. Selain itu, mereka dapat ditentukan oleh lokasi geografis atau tingkat penggunaan produk. Deskripsi individu dalam sampel disebut 'profil peserta'. 

Metode yang akan digunakan untuk memilih individu yang akan dimasukkan dalam sampel akan berbeda tergantung pada jenis metodologi penelitian yang akan digunakan. Probability sampling digunakan untuk memilih secara acak orang-orang dalam sampel. Pengambilan sampel nonprobabilitas digunakan ketika penilaian peneliti digunakan untuk membuat pemilihan.

Populasi yang diteliti dapat berupa pelanggan lama yang sering membeli suatu produk dengan tujuan untuk menentukan bagaimana suatu perusahaan dapat meningkatkan desain produk tersebut. Pelanggan masa lalu dapat dimasukkan dalam sampel untuk menemukan sumber ketidakpuasan konsumen atau untuk menentukan produk pesaing lain yang juga mereka beli. Daripada pelanggan saat ini atau masa lalu, segmen pasar potensial yang menarik bagi perusahaan itu juga dapat dipelajari. Misalnya, penelitian dapat dilakukan untuk menentukan jenis promosi apa yang dapat memotivasi konsumen yang lebih tua untuk membeli. Tujuan lain dari meneliti sampel konsumen potensial adalah untuk menentukan bagaimana suatu produk perlu disesuaikan untuk menawarkan fitur dan manfaat yang mereka inginkan.

Pilih pendekatan Penelitian


Langkah selanjutnya adalah memilih pendekatan penelitian. Proses melakukan penelitian primer dimulai dengan memutuskan apakah pertanyaan penelitian memerlukan penelitian deskriptif, eksploratif atau kausal. Pilihannya akan tergantung pada apakah pertanyaan penelitian perlu dijawab dengan fakta yang dapat diukur atau tidak. Jika pertanyaan penelitian menanyakan 'Berapa banyak?' atau 'Yang mana?', penelitian deskriptif atau kausal mungkin akan digunakan. Jika pertanyaan penelitian menanyakan pertanyaan 'Mengapa?', maka penelitian eksplorasi mungkin akan digunakan. 

Memahami bagaimana sebuah organisasi berencana untuk menggunakan informasi juga akan membantu dalam membuat keputusan yang tepat. Jika sebuah organisasi ingin membuktikan fakta tentang komposisi demografis pelanggannya, seperti berapa banyak wanita dibandingkan dengan pria yang membeli suatu produk, maka studi deskriptif akan sesuai. Jika, di sisi lain, sebuah organisasi ingin menemukan mengapa penjualan turun, ia perlu melakukan penelitian eksplorasi. Penelitian kausal akan membantu menentukan efek dari perubahan yang diusulkan. 

Merencanakan metode Penelitian


Setelah memilih pendekatan penelitian, peneliti harus merancang metode penelitian. Ini akan mencakup rincian bagaimana penelitian akan dilakukan, termasuk kapan, di mana dan oleh siapa. Metode penelitian yang tersedia akan mencakup survei, kelompok fokus, wawancara, teknik proyektif, observasi, etnografi, dan grounded theory. Sebuah rencana penelitian akan mencakup waktu untuk penelitian, orang-orang yang dibutuhkan dan anggaran.

Misalnya, langkah ini mungkin melibatkan penulisan pertanyaan survei atau naskah yang akan digunakan dalam kelompok fokus. Semakin detail perencanaan, semakin lancar penelitian yang akan dilakukan. Oleh karena itu segala sesuatu, mulai dari berapa banyak salinan formulir survei yang diperlukan hingga siapa yang akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa peserta kelompok fokus tiba, harus dipertimbangkan.

Melakukan penelitian dan pelaporan temuan dan rekomendasi 


Akhirnya, peneliti akan siap untuk melakukan penelitian. Setelah selesai, tugas akhir peneliti adalah menganalisis data dan melaporkan temuan serta kesimpulannya. Analisis membutuhkan pengulangan tanggapan yang dikumpulkan untuk menemukan tema, pola, dan koneksi yang sama. Pelaporan dapat berupa laporan tertulis, presentasi lisan, atau keduanya. Laporan tertulis yang menyajikan hasil studi penelitian kuantitatif biasanya memiliki pendahuluan yang diikuti dengan deskripsi metodologi. Ini juga akan memiliki bagian dengan temuan yang didukung dengan statistik dan grafik. Temuan ini akan menjadi dasar dari rekomendasi yang diberikan dalam laporan. Dengan penelitian kuantitatif seseorang yang belum melakukan penelitian tetap dapat menulis laporan berdasarkan temuannya.  

Sebuah laporan untuk studi penelitian kualitatif akan mengikuti garis besar yang sama. Namun, karena tidak ada statistik atau bagan, berbagai jenis visual akan digunakan untuk membantu klien memahami temuannya. Beberapa alat yang dapat digunakan antara lain diagram, kutipan, foto, dan bahkan video. Dengan penelitian kualitatif, orang yang melakukan penelitian harus terlibat dalam penulisan laporan. 

Minggu, 23 Januari 2022

Kelebihan Dan Kekurangan NFT

Kelebihan Dan Kekurangan NFT

Konten [Tampil]

Kelebihan Dan Kekurangan NFT 

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai apa itu NFT, bagaimana cara membuat, dan menjualnya. Nah pada artikel kali ini kita akan melihat apa saja kelemahan dan kekurangan dari NFT. Tapi bagi yang belum tau NFT itu apa kita akan coba jelaskan kembali secara singkat.  Token NFT (non-fungible token) adalah sertifikat digital unik yang disimpan di blockchain, menjamin keaslian item dan memberikan hak eksklusif untuk itu. Konsep ini berasal dari dunia cryptocurrency. Token yang tidak dapat dipertukarkan tidak dapat diganti, dibagi, diganti secara tidak kasat mata. Sistem ini cocok untuk mengamankan hak atas objek unik sebuah karya seni, real estat, artefak dalam permainan komputer.

Nah sudah tau NFTkan, sekarang kita lanjud dengan bembahasan kita yaitu kelebihan dan kekurangan dari NFT sendiri : 

Kelebihan NFT 


Dalam literatu yang telah saya baca ada lima kelebiahan dari NFT, pertama dapat membuktikan keunikan data digital, kedua tambahkan nilai ke data, ketiga mudah diperdagangkan dan kompatibel, keempat siapa pun dapat membuat NFT, kelima tidak ada risiko kerusakan atau kehilangan.

1. Dapat membuktikan keunikan data digital


NFT dapat membuktikan keunikan suatu aset dengan mencatat informasi pemilik dan pemegang hak. Dalam aset digital seperti mata uang virtual, yang harus ditangani adalah gangguan dan penyalinan. Blockchain yang diadopsi untuk NFT bukanlah sistem manajemen terpusat konvensional, tetapi ketika dirusak karena informasi dibagikan oleh banyak terminal, data diedit tidak hanya pada satu terminal tetapi pada semua terminal yang terhubung. 

bahkan jika kamu mencoba membuat salinan dengan tangkapan layar, kamu tidak dapat menduplikasi informasi pemilik dan pemegang hak. Oleh karena itu, data yang disalin itu sendiri tidak memiliki nilai, dan satu-satunya NFT dengan informasi kepemilikan memiliki nilai yang unik. Sangat mudah untuk menganggapnya sebagai sertifikat atau sertifikat kepemilikan.

2. Tambahkan nilai ke data


NFT memiliki sifat programabilitas yang menambah nilai sebuah karya dengan memprogram semua pengaturan dan kondisi. Mekanisme ini menguntungkan penulis data digital yang merupakan pemegang hak. Misalnya, jika pemilik membeli atau menjual NFT setelah pekerjaan meninggalkan tangan pemegang kanan, sebagian dari harga pembelian dapat secara otomatis ditransfer ke pemegang kanan sebagai komisi. Atau bahasa sederhananya adalah pemilik mendapatkan royalti dari penjualan orang lain, selain itu pemilik juga dapat membatasi distribusi karyanya. 

3. Mudah diperdagangkan dan kompatibel


Karena NFT dikelola oleh blockchain, kamu dapat dengan bebas membeli dan menjual NFT kamu sendiri. Juga, karena banyak NFT diterbitkan di bawah standar umum, mereka dapat dioperasikan secara bergantian di berbagai tempat dalam standar yang sama.

4. Siapa pun dapat membuat NFT


Siapapun dapat dengan mudah membuat NFT. Karena kamu juga dapat menjual seni digital dan data game kamu sendiri di pasar, dapat dikatakan bahwa ambang masuknya rendah. Oleh karena itu, orang di seluruh dunia tertarik pada NFT dan terus menjual NFT yang dibuat di pasar.

5. Tidak ada risiko kerusakan atau kehilangan


Kemungkinan risiko memiliki lukisan asli termasuk kerusakan fisik seperti kerusakan atau kehilangan. Tidak jarang barang antik yang berharga rusak dan hilang dalam bencana seperti kebakaran atau gempa bumi. Namun, karena NFT adalah data digital, tidak ada kekhawatiran bahwa mereka akan rusak secara fisik. Ini adalah keuntungan unik dari NFT jika dibandingkan dengan aset nyata.

Kekurangan NFT 


Selain memiliki kelebihan NFT juga memiliki kekurangan, pertama, pemeliharaan hukum, kedua mengikuti Biaya (biaya gas) cenderung naik, ketiga tidak dapat secara fisik "dimiliki".

1. Pemeliharaan hukum mengikuti


Karena NFT adalah pasar yang berkembang pesat, perkembangan hukum saat ini mengejar situasi yang sebenarnya. Jika berkembang menjadi masalah hukum, bisa terjadi sengketa di pengadilan terkait penanganan kepemilikan NFT.

2. Biaya (biaya gas) cenderung naik


NFT dikenakan biaya yang disebut biaya gas. Biaya dapat diatur secara bebas oleh penjual NFT, sehingga semakin tinggi permintaan, semakin besar kemungkinan untuk naik. Dapat dikatakan bahwa tagihan gas cenderung menjadi penghalang dalam perdagangan NFT.  

Namun, jika platform menggunakan mekanisme off-chain, tidak ada biaya gas yang akan dikeluarkan. Coincheck NFT adalah pasar off-chain yang khas.

3. Tidak dapat secara fisik "dimiliki"


NFT tidak dapat didekorasi seperti lukisan asli, dan seni digital perlu dilihat melalui monitor. Oleh karena itu, meskipun dibeli, tidak dimiliki secara nyata, sehingga ada masalah yang sulit untuk merasa bahwa itu dimiliki.  

Meskipun ini adalah masalah mendasar karena sifat aset digital, dapat dikatakan bahwa ketika seorang produsen menjual NFT, penting bagi pemiliknya untuk merasa bahwa dia memilikinya.

Penutup 


Disamping kekurangannya yang ada, masih banyak kelebihan yang ditawarkan dari NFT, NFT telah berkembang begitu pesat dan meninggalkan berbagai kasus, tetapi ada pandangan kuat bahwa mereka masih terus berkembang.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done